3 Pengeluaran Ekstra Akibat Terbawa Emosi

Kompas.com - 09/12/2011, 14:26 WIB

KOMPAS.com - Pengelolaan uang seharusnya sederhana saja. Anda bisa menggunakan manajemen amplop untuk menyiapkan segala pengeluaran Anda. Anda bahkan bisa menyiapkan amplop khusus untuk biaya tak terduga. Meskipun sudah melakukan manajemen amplop ini, kadang-kadang Anda masih kerepotan membangun fondasi keuangan yang kokoh. Penyebabnya tak lain karena ada sisi emosional yang terlibat. Padahal, keputusan yang dilandasi emosi biasanya selalu berakibat buruk. Berikut tiga contohnya.

Berganti bank
Program-program menggiurkan yang ditawarkan bank dalam berbagai iklannya memang membuat Anda tergoda untuk menutup satu rekening di satu bank dan membuka rekening di bank yang lain. Sebelum melakukannya, pastikan Anda sudah memikirkan untung-ruginya. Bila niat Anda untuk mengurangi biaya-biaya yang menjadi tanggungan Anda, cari informasi mengenai hal tersebut. Jika yang Anda incar adalah bunga tabungan yang lebih baik, hitung juga berapa yang akhirnya akan Anda dapatkan nantinya.

Membeli rumah yang lebih besar daripada yang Anda perlukan
Ketika harga rumah cenderung naik, banyak keluarga yang justru membeli rumah yang lebih besar dan lebih mahal. Mereka khawatir, jika tidak segera membeli, harga akan terus naik. Apakah Anda mampu atau tidak mampu membayar cicilannya, sebenarnya kelebihan harga tersebut bisa Anda gunakan untuk hal yang lain bukan? Pada saat seperti itu, mengontrak rumah bisa menjadi pilihan yang lebih baik. Atau, Anda membeli rumah di lokasi yang harganya belum terlalu mahal. Pilihan lain adalah dengan menawar harga rumah tersebut serendah mungkin, namun tentunya hal ini berlaku jika Anda ingin membeli rumah bekas.

Tidak mau kalah dengan "tetangga"
Ketika rekan kerja Anda membeli ponsel baru, atau mobil baru, mendadak ponsel atau mobil Anda terkesan ketinggalan zaman. Hal ini memang wajar. Contohnya yang lebih mudah adalah ketika teman Anda berbelanja baju-baju baru. Anda pasti akan menginginkannya juga. Cara terbaik untuk mencegah pengeluaran yang tidak diperlukan adalah dengan bertanya pada diri sendiri, apakah Anda memang membutuhkannya. Atau, bisakah Anda menunda pembelian barang tersebut hingga menerima bonus atau setelah tabungan mencukupi?

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau