Lima Area "Basah" 2012 untuk Startup Lokal

Kompas.com - 09/12/2011, 17:56 WIB

KOMPAS.com - Tahun 2010, perusahaan Internet (startup) lokal di Indonesia mulai tumbuh. Satu persatu perusahaan startup hadir dan menghidupkan kembali dunia bisni digital di Indonesia.

Tahun 2011 adalah tahun yang menunjukkan persaingan terhadap semua startup yang sudah didirikan, apakah berkembang, bertahan, atau bahkan mati. Apa yang akan terjadi dalam dunia startup lokal di tahun 2012?

"Tahun 2012 akan lebih banyak startup yang muncul, tetapi saya yakin akan lebih banyak juga yang mati," ujar Rama Mamuaya, pendiri DailySocial.net dalam acara #StartupLokal MeetUp v.20 di @america, Pacific Place, Jakarta, Kamis (8/12/2011). Menurutnya, kematian startup lokal terjadi karena persaingan yang ketat di tahun 2012.

Setidaknya ada lima hal yang sedang berkembang dalam industri startup saat ini. Ini adalah peluang bagi pengusaha digital untuk mengembangkannya menjadi bisnis yang kompetitif di tahun 2012.

1. Local Mobile Content
Dengan pertumbuhan jumlah pengguna Internet mobile, startup yang mampu mengembangkan mobile konten yang menarik akan dilirik oleh pasar lokal.

2. Location Based, NFC, AR Technology
Aplikasi atau jejaring sosial berbasis lokasi (location based) akan menjadi tren di tahun 2012. Selain itu, teknologi NFC (Near Field Communication), serta Augmented Reality (AR) Technology akan menjadi tren. Dua teknologi ini bukan teknologi baru, namun masih belum banyak dimanfaatkan untuk pengembangan startup. Tahun 2012 akan jadi peluang yang menjanjikan jika dua teknologi ini bisa dikembangkan.

3. Game dan Music
Berinvestasi dalam industri game dan musik akan menjadi tren karena dua hiburan ini sangat digemari oleh masyarakat Indonesia. Rama memprediksi industri game Indonesia akan sangat berkembang di tahun 2012 jika dikelola dengan bisnis model yang tepat.

4. User Generated Content
Karakter orang Indonesia yang menyukai komunikasi dan berjejaring akan membuat startup yang bergerak dalam user generated content bisa berkembang.

5. Travel
Industri travel akan berkembang di tahun 2012 karena kenyataan bahwa masyarakat menengah di Indonesia mulai bertambah dan mulai senang melakukan perjalanan ke luar kota. Ini menjadi ladang yang seharusnya bisa dieksplorasi.

Secara umum, industri telekomunikasi akan menjadi penggerak tumbuhnya startup lokal. Selain itu, inkubator juga akan semakin banyak karena investor yang datang dari negara lain ingin agar startup yang mereka rangkul memiliki kompetisi yang memadai.

Investor akan banyak datang dari Jepang, Cina, dan Amerika Serikat, untuk melihat potensi Indonesia dengan pangsa pasar yang luas. Startup lokal akan punya tempat belajar yang beragam, sarana pembelajaran yang memadai, dan kompetisi yang semakin ketat.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau