Inilah Syarat Kepolisian Bisa Akses Data RIM

Kompas.com - 12/12/2011, 10:54 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Research in Motion (RIM) selaku produsen Blackberry memberi syarat kepada kepolisian Indonesia, apabila menginginkan akses data ke server RIM di Kanada. Syarat tersebut diberlakukan agar siapapun yang mengakses data RIM bisa diketahui.

Regional Managing Director East Asia RIM Gregory Wade menjelaskan pihaknya telah berkoordinasi dengan kepolisian tanah air tentang kemungkinan untuk mengakses ke server data RIM.

"Kami terbuka kepada kepolisian Indonesia apabila ingin mengakses ke server data RIM, asal dasar hukum yang dipakai kuat," ungkap Greg dalam conference call dengan Kompas.com, Sabtu (10/12/2011).

RIM memang telah berkomitmen dengan pihak kepolisian tanah air untuk memberikan akses penyadapan (lawful interception). Namun RIM menginginkan pemberian izin akses itu tidak dilakukan untuk hal-hal kepentingan biasa, tapi memang bila ada kasus yang memerlukan penggalian data dan harus diakses melalui server RIM di Kanada.

Atas kasus ini, Greg mengaku karena sifat data RIM bersifat rahasia maka hanya dapat diungkap secara khusus dengan pihak kepolisian. Hal-hal teknis tentang persyaratan kemungkinan kepolisian bisa mengakses data RIM akan dibahas secara tertutup antara Kementerian Komunikasi dan Informatika, kepolisian dan RIM.

"Kami sudah dan terus melakukan komunikasi yang konstruktif dengan kepolisian Indonesia," jelasnya.

Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Kominfo Gatot S. Dewa Broto meminta jaminan RIM bahwa kerjasama itu sudah benar-benar dilakukan. "Itu untuk menghindari kebohongan publik jika ternyata institusi penegak hukum  yang dimaksud ternyata mengelak," kata Gatot.

Untuk masalah tersebut, pihak Kementerian Kominfo dan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) sempat berdebat keras dengan perwakilan dari Kedutaan Besar Kanada pada saat rapat 8 Desember 2011 lalu. Intinya, pihak pemerintah mengaku tidak puas atas jawaban RIM terkait masalah penyadapan tersebut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau