Menata "Kitchen Set", Menyambut Natal Lebih Ceria

Kompas.com - 12/12/2011, 12:56 WIB

KOMPAS.com - Mau tak mau, karena kesibukan di dapur tak melulu memasak, pemilihan ukuran dan penempatan kitchen set perlu mempertimbangkan ukuran furnitur di sekitarnya. Apalagi, Anda menyiapkannya khusus untuk menyambut perayaan Natal bersama keluarga di rumah.

Menempatkan meja makan yang menyatu dengan meja kerja di dapur, misalnya. Demikian pula ketika Anda menyiapkan area penyimpanan berpadu dengan lemari es. Salah-salah, hasilnya bisa membuat suasana di dapur "penuh" barang tak beraturan.

Untuk itu, sebelum mendesain kitchen set, sebaiknya Anda menyusun lebih dulu daftar kebutuhan bagi seluruh kegiatan di dapur. Ini bertujuan agar ukuran perkakas dan penempatannya bisa pas. 

Sebetulnya, inti dari kitchen set di dapur adalah kotak. Bentuknya kini telah mengalami banyak perubahan.

Dulu, kotak ini berupa lemari biasa dilengkapi pintu dan sejumlah ambalan di dalamnya. Seiring waktu, lemari tersebut dirancang lebih artistik dan bisa ditempelkan ke dinding. Ada pula yang berbentuk laci-laci di bawah meja. Ragam tempat penyimpanan seperti ini mengandalkan keterampilan dan kreativitas tukang kayu.

Saat ini, ada juga lemari yang bisa dibongkar pasang sehingga bisa dipindah bila letak dapur Anda ingin diubah. Pintunya pun semakin apik dengan kaca atau papan solid.

Selain itu, tersedia bentuk yang lebih kompak, yakni kotak penyimpanan terbuat dari stainless steel dilengkapi roda dan engsel. Model ini cukup praktis untuk membantu Anda menyimpan semua peralatan di dapur. 

Nah, selamat menata dapur kesayangan Anda!

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau