Trik Agar Anak Mau Makan Sayuran Hijau

Kompas.com - 12/12/2011, 13:03 WIB

TANYA :

Ibu Sari Yth, saya memiliki seorang anak laki-laki berusia 7 tahun. Sampai saat ini, saya masih kesulitan mengenalkan sayuran, terutama yang berwarna hijau. Anak saya kerap pilih-pilih makanan dan menolak bila diberi sayuran berdaun hijau atau menu makanan mengandung bawang. Dia selalu memuntahkannya apabila tahu yang dia makan itu sayuran hijau. Tetapi, ada kalanya dia mau menelan bila sayuran hijau itu bila “diakali” dengan cara disembunyikan saat disuapi makanan.  Bagaimana solusinya agar anak saya mau mengonsumsi sayuran hijau tanpa harus “diakali”? Apakah ada trik-trik tertentu agar anak mau menelan sayuran berwarna hijau? Terima Kasih atas jawabannya. 

(Tuti, 30, Bandung)


JAWAB :

Ibu Tuti yang baik,

Anak tidak suka makan sayuran berwarna hijau sepertinya sering terdengar di kalangan ibu-ibu yang membicarakan makanan untuk anaknya. Anak-anak kerap pilih-pilih makanan dan hanya mau makanan tertentu saja. Tentu saja ini harus diatasi mengingat pentingnya sayuran untuk tubuh kita karena sayuran merupakan sumber vitamin, mineral, serat dan antioksidan.

Mengenalkan berbagai jenis makanan termasuk sayuran dan menerapkan kebiasaan makan yang baik  perlu dibentuk sejak usia dini ketika ibu mulai memberikan makanan tambahan  di atas usia 6 bulan. Memperkenalkan makanan ini perlu dilakukan secara terus menerut agar anak bisa mengingat rasa dan terbiasa dengan makanan tersebut termasuk sayuran.

Tidak ada kata terlambat, mari mengenalkan kembali sayuran pada anak Anda.

Berikut adalah tip yang dapat dilakukan untuk memperkenalkan kembali sayuran pada anak :

•    Ketika makan bersama, orang tua (ibu dan bapak) dengan semangat menunjukkan minat dan makan sayuran yang dihidangkan sehingga anak tergoda untuk mencobanya.

•    Memasak sayuran ditambahkan pada menu kesukaan anak.

•    Pada suatu kesempatan ajak anak membuat menu dan memasak sayuran bersama sambil bercerita tentang keuntungan sayuran untuk tubuh kita.

•    Jangan memaksa bila saat ini dia menolak, ibu tetap tenang menghadapinya.

•    Jangan menyerah, usahakan lagi di lain waktu untuk tetap mecoba berbagai sayuran, perlu waktu dan beberapa kali pengenalan agar anak terbiasa akan rasanya.

Ketika memasak sayuran perhatikan beberapa hal:

•    Menambah rasa lezat pada sayuran: ibu bisa menambahkan bumbu, kaldu ayam atau daging.

•    Variasi memasak agar tidak bosan : misalnya brokoli dapat dimasak bentuk cah, dicampur sayuran lain dalam sup, diiris halus dan dicampurkan pada omelet telur atau dadar telur

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau