Twitter Rilis TweetDeck Tanpa Adobe AIR

Kompas.com - 12/12/2011, 16:14 WIB

KOMPAS.com - Twitter merilis aplikasi native TweetDeck 1.0 yang dapat digunakan di perangkat Windows dan Mac. Aplikasi tersebut merupakan aplikasi perdana yang dibuat selain dalam platform Adobe AIR.

Seperti dikutip Kompas Tekno dari Betanews.com, TweetDeck 1.0 juga tersedia di Google Chrome yang juga telah membuang "aroma" Adobe AIR dan mengggantikannya dengan format HTML5.

Berbeda dengan sebelumnya yang berbasis Adobe AIR, aplikasi TweetDeck yang baru ini memiliki antarmuka yang lebih "segar". Warna logonya diganti dari kuning tua menjadi biru, sama dengan warna utama Twitter. Nama pemilik akun Twitter akan tercetak di atas dan memakai huruf tebal.

Sedangkan link, hashtag, dan mentions juga diberikan sentuhan warna biru agar memudahkan untuk dibaca. Namun Twitter menghilangkan hari dan tanggal posting tweet, hanya terdapat informasi waktu penulisan tweet saja.

Khusus di Windows, Twitter memberi penyegaran berupa menu filterisasi, Whats Popular, dan pengendalian pengguna individu termasuk opsi untuk menambah teman ke dalam grup.

Penyegaran TweetDeck ini sempat membuat pengguna kecewa karena beberapa fitur dihilangkan. Pengguna juga harus registrasi secara terpisah sebelum menggunakan aplikasi TweetDeck yang baru ini.

Kekecewaan tersebut juga sempat dilontarkan pengguna saat Twitter mengambilalih TweetDeck pada bulan Mei 2011 lalu. Beberapa menu dihilangkan dan disesuaikan dengan antarmuka Twitter. Tapi ada juga pengguna yang antusias karena antarmuka TweetDeck jadi lebih bersih dan teratur.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau