Atasi kemacetan

Proyek di depan Atmajaya Harus Selesai Sebelum Natal

Kompas.com - 12/12/2011, 20:27 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Proyek perbaikan saluran air atau gorong-gorong kembali dilakukan di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan kampus Universitas Atmajaya. Kemacetan akibat proyek ini pun tak terhindarkan terutama terjadi pada pagi dan sore hari.

Antrian kendaraan bergerak lambat di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman mulai dari bundaran Hotel Indonesia sampai ke bundaran Senayan. Oleh karena itu, aparat kepolisian meminta pelaksana proyek untuk segera menyelesaikan proyek ini paling tidak sampai H-2 perayaan Hari Natal.

"Kami tekankan tolong dipercepat, paling tidak sebelum operasi lilin yaitu H-2 sebelum natal, proyek-proyek itu sudah selesai," ujar Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Wahyono, Senin (12/12/2011), di Mapolda Metro Jaya.

Kepolisian meminta proyek itu segera selesai sebelum H-2 perayaan Natal lantaran aktivitas warga diprediksi sudah meningkat karena memasuki musim liburan. "Dari H-2 Natal, sampai akhir tahun nanti, jumlah penduduk yang pakai ruas jalan akan semakin meningkat. Dan mobilitas warga di jalan juga semakin tinggi," kata Wahyono.

Akibat proyek gorong-gorong ini, diakuinya, satu ruas jalan terpakai sehingga tinggal menyisakan dua ruas jalan di jalur lambat Jalan Jenderal Sudirman.

"Selebar 2 meter untuk galian, jadi tinggal 7 meter. Secara teori itu bisa dilalui dua kendaraan kecil, kalau bus atau metromini hanya jadi bisa satu jalur," paparnya.

Sebelumnya, Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta kembali melanjutkan pengerjaan rehabilitasi saluran air di sisi timur Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, setelah terhenti akibat adanya penyelenggaraan SEA Games di Jakarta. Pengerjaan dimulai dari Universitas Atmajaya sampa Kali Krukut dengan panjang 180 meter.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau