JAKARTA, KOMPAS.com - Proyek perbaikan saluran air atau gorong-gorong kembali dilakukan di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan kampus Universitas Atmajaya. Kemacetan akibat proyek ini pun tak terhindarkan terutama terjadi pada pagi dan sore hari.
Antrian kendaraan bergerak lambat di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman mulai dari bundaran Hotel Indonesia sampai ke bundaran Senayan. Oleh karena itu, aparat kepolisian meminta pelaksana proyek untuk segera menyelesaikan proyek ini paling tidak sampai H-2 perayaan Hari Natal.
"Kami tekankan tolong dipercepat, paling tidak sebelum operasi lilin yaitu H-2 sebelum natal, proyek-proyek itu sudah selesai," ujar Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Wahyono, Senin (12/12/2011), di Mapolda Metro Jaya.
Kepolisian meminta proyek itu segera selesai sebelum H-2 perayaan Natal lantaran aktivitas warga diprediksi sudah meningkat karena memasuki musim liburan. "Dari H-2 Natal, sampai akhir tahun nanti, jumlah penduduk yang pakai ruas jalan akan semakin meningkat. Dan mobilitas warga di jalan juga semakin tinggi," kata Wahyono.
Akibat proyek gorong-gorong ini, diakuinya, satu ruas jalan terpakai sehingga tinggal menyisakan dua ruas jalan di jalur lambat Jalan Jenderal Sudirman.
"Selebar 2 meter untuk galian, jadi tinggal 7 meter. Secara teori itu bisa dilalui dua kendaraan kecil, kalau bus atau metromini hanya jadi bisa satu jalur," paparnya.
Sebelumnya, Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta kembali melanjutkan pengerjaan rehabilitasi saluran air di sisi timur Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, setelah terhenti akibat adanya penyelenggaraan SEA Games di Jakarta. Pengerjaan dimulai dari Universitas Atmajaya sampa Kali Krukut dengan panjang 180 meter.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang