Mancini: City Seharusnya Dapat Penalti

Kompas.com - 13/12/2011, 06:57 WIB

LONDON, KOMPAS.com Pelatih Manchester City Roberto Mancini mengaku kecewa dengan kepemimpinan wasit Mark Clattenburg saat timnya dibekuk 1-2 oleh Chelsea, Senin atau Selasa (13/12/2011) dini hari WIB. Sebab, dia tak memberi hadiah penalti yang seharusnya didapat timnya.

Pada pertandingan itu, Chelsea mendapat hadiah penalti pada menit ke-83. Namun, Mancini tak keberatan dengan keputusan tersebut. "The Blues" mendapat penalti karena wasit menilai Joleon Lescott melakukan handsball saat menghadang tembakan Daniel Sturridge.

Yang membuat Mancini tak habis pikir adalah keputusan wasit yang membiarkan David Silva dilanggar oleh Jose Bosingwa di kotak terlarang pada babak pertama. "Poin yang penting adalah penalti pada babak pertama. Wasit ada di sana (saat Bosingwa melanggar Silva). Namun, dia sangat yakin memberikan penalti pada babak kedua (kepada Chelsea), meskipun dia berdiri lima meter dari Lescott," ungkap Mancini. 

"Padahal saat babak pertama, dia hanya berjarak sekitar semeter dari Silva dan dia tidak memberikan penalti. Ini telah mengubah permainan," sesal pelatih asal Italia itu. (SKY)

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau