Pilgub babel

KPU Babel Verifikasi Tujuh Pasangan

Kompas.com - 13/12/2011, 09:26 WIB

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com - KPU Kepulauan Bangka Belitung akhirnya memverifikasi kelayakan pencalonan tujuh pasangan bakal calon Gubernur-Calon Gubernur Babel. Dua pasangan di antaranya mengklaim didukung partai-partai yang sama.

Anggota KPU Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Pudjiarti mengatakan, KPU menerima pendaftaran tujuh pasangan calon. Dua pasangan dari jalur perseorangan dan lima lainnya dari jalur partai.

"Mulai Selasa (13/12/2011) ini, kami akan memverifikasi dukungan masing-masing pasangan sampai 14 hari ke depan. KPU belum bisa memutuskan siapa saja bakal calon yang bisa ditetapkan sebagai calon" ujarnya di Pangkal Pinang, Kepulauan Babel.

Untuk keperluan verifikasi, KPU Babel akan berkonsultasi ke KPU pusat. Materi konsultasi antara lain soal partai-partai berkepengurusan ganda dan partai-partai yang diklaim mendukung lebih dari satu pasangan calon.

Partai berkepengurusan ganda adalah PPRN, Partai Kedaulatan, dan Partai Indonesia Sejahtera (PIS). Sementara partai yang memberi dukungan ganda adalah PPRN, PKPB, PBR, PDP.

Empat partai itu didaftarkan sebagai pendukung pasangan Hudarni Rani-Justiar Noer dan Abdul Gani Aup-Djamilah Mahari. "Kami sudah mengecek ke Kementerian Hukum dan HAM untuk mengetahui DPP mana yang disahkah. DPP sah diverifikasi untuk menentukan DPD mana yang sah," tutur Pudji.

Selain dua pasangan itu, dari jalur partai juga terdaftar Eko Maulana Ali-Rustam Effendi, Zulkarnain Karim-Darmansyah Husein, dan Yusron Ihza Mahendra-Yusroni Yazid. Sementara dari jalur perorangan terdaftar Syamsuddin Basari-Parhan Ali dan Zaidan-A Rani Rasyid. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau