Kontingen Polri Persembahkan Poco-poco di Sudan

Kompas.com - 14/12/2011, 14:43 WIB

KAIRO, KOMPAS.com--Kontingen Polisi Republik Indonesia (Polri) yang tergabung dalam misi Pasukan Penjaga Perdamaian PBB (Formed Police Unit/FPU) di Darfur, Sudan, mempersembahkan tarian pocopoco dalam resepsi diplomatik di Khartoum.

"Semua undangan menyambut antusias dan turut bergoyang mengikuti irama tarian pocopoco yang dipersembahkan para personel Kontingen Polri," kata Kepala Fungsi Penerangan, Sosial dan Budaya KBRI Khartoum, Muhammad Syafri, kepada ANTARA Kairo, Selasa.

Disebutkan, Duta Besar Pakistan di Sudan memuji semaraknya resepsi diplomatik yang diawali dengan Tari Badinding tersebut. "Atraksi seni budaya ini meriah dan sangat menarik," kata Dubes Pakistan, seperti dikutip Syafri.

Menurut Syafri, sekitar 400 undangan dari kalangan pejabat pemerintah, duta besar, diplomat negara sahabat, pengusaha, budayawan, pemuka masyarakat dan wartawan setempat memenuhi Wisma Duta KBRI itu.

Selain tarian pocopoco, berbagai atraksi seni budaya khas Indonesia, seperti tarian, pencak silat, peragaan busana batik, juga menyemarakkan resepsi diplomatik KBRI Khartoum pada Jumat (11/12) malam tersebut, katanya.

Atraksi angklung yang mengiringi lagu Indonesia Pusaka dan satu lagu asing juga tak kalah menariknya, kata Syarif.

Resepsi diplomatik ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-66 Kemerdekaan RI, yang pelaksanaannya sengaja diundur untuk menghindari musim panas mengerikan di negara Arab Afrika Timur itu.

"Acara ini tidak dilaksanakan pada bulan Agustus, September atau Oktober karena temperatur di Khartoum yang mencapai 46-50 derajat selsius," katanya.

Duta Besar RI untuk Sudan dan Eritrea, Dr. Sujatmiko, menjelaskan, resepsi diplomatik ini diselingi pula dengan promosi potensi ekonomi dan parawisata Indonesia.

Para undangan disuguhkan masakan khas Indonesia, antara lain berupa sate ayam madiun, mie goreng Aceh, gado-gado, bakpia pathok, dan lumpia.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau