Ide Brilian: Pria Jadi Model "Push-Up Bra"?

Kompas.com - 14/12/2011, 16:38 WIB

KOMPAS.com - Andrej Pejic, model Australia kelahiran Serbia, selalu mengatakan bahwa ia selalu profesional dalam bekerja. Jadi, meskipun ia mengaku sebagai lelaki tulen, ia siap memeragakan busana apa saja, dari busana wanita, hingga pakaian dalam wanita!

Inilah yang dilakukan Pejic, ketika department store Belanda, Hema, memilih dirinya untuk membintangi kampanye produk lingerie-nya yang terbaru. Model berusia 20 tahun ini tidak hanya sukses menciptakan trending topics di Twitter berkat foto-fotonya dalam kampanye tersebut, tetapi juga membuktikan bahwa produk push-up bra dari Hema memang mampu memberikan lekukan pada dada yang paling rata sekalipun!

Hema mengklaim bahwa produk Mega Push-Up Bra tersebut bisa mendongkrak ukuran lingkar dada Anda terlihat seperti dua nomor lebih besar. Seperti yang Anda lihat sendiri dalam gambar, dada Pejic terkesan sudah meningkat menjadi ukuran cup B.

Beberapa jam setelah iklan tersebut dirilis, seorang pemilik akun Twitter berkicau, "Kampanye Hema itu brilian: Andrej Pejic mengenakan push-up bra? Kalau seorang pria bisa terlihat keren dengan bra itu, benda itu pasti memang bagus."

Pemilik akun lain menambahkan, "Dua jempol untuk department store Belanda Hema, karena membuat kampanye push-up bra dengan Adrej Pejic!"

Joseph Tenni, dari agen model Chadwick di Sydney yang memiliki Pejic, mengatakan bahwa kampanye tersebut tergolong revolusioner. "Saya tak pernah tahu seorang pria yang melakukan kampanye pakaian dalam wanita sebelumnya," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau