KOMPAS.com - Sebuah serangan menewaskan satu orang tentara Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) di wilayah selatan Afganistan. Pihak pasukan gabungan menyebutkan informasi ini seperti tertulis di warta Xinhua pada Kamis (15/12/2011).
Hingga berita ini diwartakan, tidak disebutkan kewarganegaraan dari tentara yang tewas tersebut. Kendati begitu, tentara dari Amerika Serikat (AS), Inggris, dan Australia banyak yang bertugas di kawasan selatan Afganistan.
Kelompok Taliban yang mengobarkan pemberontakan di Afganistan sudah mengatakan sejak 1 Mei tahun ini untuk meneruskan perlawanan terhadap pasukan asing. NATO menempatkan 130.000 pasukan di Afganistan.
Sampai dengan mendekati akhir 2011, sudah 548 tentara asing yang tewas di Afganistan. Kebanyakan dari korban tewas adalah tentara AS.