Pembinaan

Real Madrid Bangun 7 Sekolah di Indonesia

Kompas.com - 16/12/2011, 03:32 WIB

Madrid, Kompas - Pembinaan usia muda Indonesia mendapatkan kesempatan besar menambah dayanya dengan kehadiran sekolah-sekolah sepak bola Real Madrid. Meski bertitel ”Real Madrid”, sekolah-sekolah ini tidak menekankan kurikulumnya pada keterampilan bermain sepak bola, tetapi lebih pada aspek sosial dan kehidupan kemasyarakatan.

Sebanyak tujuh sekolah di tujuh daerah akan mulai beroperasi pada Januari 2012, pada proyek bersama yang disponsori Real Madrid Foundation dan International Social Sports Development Foundation tersebut.

Di Madrid, Kamis (15/12), kedua pihak meneken nota kesepahaman kerja sama itu, disaksikan Duta Besar Republik Indonesia untuk Spanyol Adiyatwidi Adiwoso. Mewakili Real Madrid Foundation, Enrique Sanchez dan Direktur Hubungan Institusional Real Madrid Emilio Butragueno. Sementara International Social Sports Development (ISSD) Foundation, yayasan sosial selaku pelaksana teknis di Indonesia, diwakili Prof Toho Cholik Muthohir.

Butragueno yang merupakan pemain legendaris Spanyol dan Real Madrid era 1980-an mengaku senang bisa melebarkan sayap sampai ke Indonesia dalam bidang pembangunan manusia melalui sepak bola. ”Apalagi, lingkup yang dikembangkan sangat besar, dari Aceh sampai Papua,” ujar Butragueno yang saat jaya dijuluki ”Si Burung Nasar”.

Menurut Toho, kerja sama ini berkat pendekatan Dubes Adiyatwidi kepada Real Madrid, bulan-bulan terakhir. Real Madrid sebenarnya mengajukan sejumlah persyaratan ketat untuk pendirian sekolah-sekolah di Indonesia. Meski begitu, setelah diyakinkan dan meninjau lokasi, yayasan milik klub terpopuler di dunia itu sepakat menjalankan proyek sosialnya di Indonesia.

Adiyatwidi mengatakan, dari sekian banyak misinya di Spanyol, sepak bola merupakan salah satu sasaran strategisnya. Real Madrid Foundation sendiri merupakan badan independen di bawah manajemen Real Madrid yang bertugas mengembangkan tanggung jawab sosial klub sepak bola tersebut.

Badan ini percaya, olahraga khususnya sepak bola punya nilai-nilai khusus yang bisa menjadi pilar pendidikan manusia. Melalui keceriaan khas anak-anak dan kegembiraan sepak bola, badan ini ingin mengajarkan nilai-nilai sosial dan kehidupan kepada anak-anak di seluruh dunia. Sampai Desember 2011, yayasan ini sudah menjalankan lebih dari 30 proyek sekolahnya di empat benua, terutama di Amerika Selatan, Afrika, dan Asia.

Toho menjelaskan, syarat berat yang diajukan Real Madrid Foundation antara lain dukungan pemerintah, infrastruktur, dan kerapian manajemen keuangan. Syarat lain yang juga ketat adalah anak-anak yang ikut dalam program ini harus datang dari kalangan tidak mampu dan tidak membeda-bedakan jender.

(Anton Sanjoyodari Madrid, Spanyol)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau