JAKARTA, Kompas.com - Simon Santoso benar-benar terpuruk di ajang Final Superseries. Bukan cuma gagal ke semifinal, peraih medali emas SEA Games XXVI 2011 ini pun harus pulang dengan tanpa meraih kemenangan setelah kalah dalam laga pamungkas penyisihan Grup A, Jumat (16/12/11).
Melawan pemain Jepang Sho Sasaki, Simon kalah dua gim langsung 19-21, 21-23. Ini berarti Simon selalu kalah dalam tiga laga, sehingga menjadi juru kunci. Pada dua laga sebelumnya, dia menyerah dari pemain veteran Denmark Peter Hoeg Gade, serta pemain nomor satu dunia asal Malaysia, Lee Chong Wei.
Pertarungan Simon dan Sasaki ini tak lagi menentukan nasib mereka, karena tiket menuju semifinal turnamen berhadiah 500.000 dollar AS tersebut sudah menjadi milik Chong Wei dan Peter Gade. Dua pemain ini akan bertarung hanya untuk menentukan siapa yang berhak menjadi juara Grup A.
Di event akhir tahun yang mempertemukan delapan pemain terbaik di tiap nomor ini, Indonesia memiliki empat wakil, yaitu Simon dan Taufik Hidayat di tunggal putra, Mohammad Ahsan/Bona Septano di ganda putra, dan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir di ganda campuran. Sayang, semuanya gagal meraih hasil maksimal sehingga terjegal di penyisihan grup.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang