Kriminalitas

Sopir Resmi Siap Bantu Razia Sopir Tembak

Kompas.com - 16/12/2011, 17:06 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Menanggapi maraknya kejahatan dan tindak asusila di angkutan umum yang merugikan banyak pihak, Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) DKI Jakarta, Sudirman, bersedia untuk ikut membantu melakukan sweeping terhadap sopir tembak bersama dengan sopir-sopir resmi angkutan umum.

"Keberadaan sopir tembak ini meresahkan sekali. Jika tidak segera diatasi maka dampaknya sangat buruk terhadap transportasi di Jakarta," kata Sudirman, di Jakarta, Jumat (16/12/2011).

Kendati demikian, dia menyadari keterbatasan petugas di lapangan mengakibatkan sulitnya penertiban ini. Karena itu, masih banyak sopir tembak yang berkeliaran meski telah dilakukan penertiban berulang kali sejak kejadian yang menimpa mahasiswi Universitas Bina Nusantara, Livia.

"Kami siap membantu petugas untuk merazia sopir tembak. Karena dalam kondisi ini bukan hanya penumpang yang dirugikan, melainkan juga pengusaha angkutan," kata Sudirman.

Menurut dia, keikutsertaan sopir dalam penertiban ini akan jauh lebih optimal karena para sopir resmi ini jauh lebih paham dengan kondisi lapangan. Selain itu, para sopir juga lebih mengerti trayek mana saja yang rawan tindak kejahatan.

Kepala Dinas Perhubungan DKI, Udar Pristono, mengatakan, penertiban terhadap sopir tembak tidak bisa dilakukan secara serampangan. Menurut dia, tindakan yang diambil harus sesuai dengan hukum yang berlaku. "Ini bukan hukum rimba, harus sesuai dengan hukum yang berlaku," kata Pristono.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau