Kecelakaan maut di pantura

Habis Melayat, Manao Sekeluarga Justru Tewas di Jalan

Kompas.com - 17/12/2011, 15:22 WIB

KOMPAS.com- Empat dari delapan korban tewas dalam kecelakaan di Desa Sumur Adem, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, akhirnya tiba di rumah duka di Perumahan Duta Mekar Asri, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (17/12/2011) siang.

Empat korban tewas yang tiba di rumah duka itu masih satu keluarga, yakni; Darma Manao (34), istrinya Sun Fuliati (27), serta kedua anak mereka Syalom Manao (6), dan Gulfan Manao (3).

Tetangga korban langsung menangis melihat empat jenazah yang dibawa dengan dua ambulans itu tiba di rumah duka. Sebelumnya, para tetangga sudah menyiapkan empat peti mati di dalam ruang tunggu rumah.

"Mereka mau pulang dari Indramayu mendatangi keluarga istrinya karena ada keluarga istrinya yang meninggal dunia. Empat yang lain keluarga mereka yang datang dari Jawa dan Jambi," tutur Hendra (65), tetangga korban.

Seperti disampaikan, tabrakan maut yang menewaskan delapan orang terjadi dini hari tadi sekitar pukul 01.00, di Jalan Raya Pantai Utara Jawa Barat, tepatnya di Desa Sumur Adem, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu.

Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Indramayu Ajun Komisaris Irwandi mengatakan, tabrakan itu terjadi antara bus Sinar Jaya dan mobil Toyota Avanza yang ditumpangi korban. Saat kejadian, bus melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Jakarta menuju Cirebon tetapi menggunakan jalur ke Jakarta. Adapun Avanza melaju dari arah sebaliknya, yakni dari Cirebon menuju Jakarta.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau