KOMPAS.com- Empat dari delapan korban tewas dalam kecelakaan di Desa Sumur Adem, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, akhirnya tiba di rumah duka di Perumahan Duta Mekar Asri, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (17/12/2011) siang.
Empat korban tewas yang tiba di rumah duka itu masih satu keluarga, yakni; Darma Manao (34), istrinya Sun Fuliati (27), serta kedua anak mereka Syalom Manao (6), dan Gulfan Manao (3).
Tetangga korban langsung menangis melihat empat jenazah yang dibawa dengan dua ambulans itu tiba di rumah duka. Sebelumnya, para tetangga sudah menyiapkan empat peti mati di dalam ruang tunggu rumah.
"Mereka mau pulang dari Indramayu mendatangi keluarga istrinya karena ada keluarga istrinya yang meninggal dunia. Empat yang lain keluarga mereka yang datang dari Jawa dan Jambi," tutur Hendra (65), tetangga korban.
Seperti disampaikan, tabrakan maut yang menewaskan delapan orang terjadi dini hari tadi sekitar pukul 01.00, di Jalan Raya Pantai Utara Jawa Barat, tepatnya di Desa Sumur Adem, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu.
Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Indramayu Ajun Komisaris Irwandi mengatakan, tabrakan itu terjadi antara bus Sinar Jaya dan mobil Toyota Avanza yang ditumpangi korban. Saat kejadian, bus melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Jakarta menuju Cirebon tetapi menggunakan jalur ke Jakarta. Adapun Avanza melaju dari arah sebaliknya, yakni dari Cirebon menuju Jakarta.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang