PALU, KOMPAS.com -- Sebuah benda yang diduga bom rakitan ditemukan warga di Dekat Pasar Babi di kelurahan Maesa, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin (19/12/2011) pukul 05.30 Wita. Tim Gegana Polda Sulawesi Tengah masih mendalami rangkaian bahan yang ditemukan itu untuk memastikan apakah bom atau hanya untuk teror.
Temuan ini mengejutkan warga sekitar dan mengingatkan pada ledakan bom di Pasar Babi pada Desember 2005. Ledakan itu menewaskan delapan orang dan melukai puluhan orang.
Menurut Kepala Polres Palu AKBP Ahmad Ramadhan, benda itu ditemukan warga tepatnya di lorong samping Pasar Babi, Jalan Sulawesi. Benda ini berupa gelas yang dililit plakban coklat. Benda ini dilengkapi rangkaian kabel dan baterai. Warga yang menemukan benda tersebut kamudian melapor kepada anggota polisi yang sedang melakukan pengamanan Natal dan Tahun Baru di pos pengamanan Jalan Pattimura.
Dugaan sementara benda ini adalah bon rakitan. "Masih diteliti untuk memastikan benda itu bom atau bukan. Jika benar bom akan diketahui seberapa kuat daya ledaknya," kata Ahmad.
Tim gegana yang berada di lokasi sempat mengalami kesulitan saat akan memeriksa benda tersebut, karena robot yang digunakan mengalami gangguan. Petugas kemudian mengambil benda tersebut dengan tangan dan membawanya ke Markas Komando Brimob Polda Sulawesi Tengah.
Temuan ini mengundang perhatian warga sekitar dan seketika mengingatkan pada ledakan bom Pasar Babi pada akhir Desember 2005 lalu. Saat itu bom meledak dan menewaskan delapan orang serta melukai puluhan lainnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang