Kriminalitas

Kadishub Depok: Sopir Akan Diseragamkan

Kompas.com - 19/12/2011, 16:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok Dindin Zaenudin mengatakan, pihaknya akan menertibkan sopir angkutan umum yang melintas di wilayahnya. Hal tersebut dilakukan agar meminimalisasi adanya sopir tembak.

"Untuk awak angkot akan dilakukan penyeragaman dan diberikan kartu pengenal sopir. Itu akan meminimalisasi sopir-sopir tembak," ujarnya saat ditemui di Rumah Sakit RS Sukanto (Polri), Kramat Jati, Senin (19/12/2011).

Pihaknya telah mendata jumlah angkutan umum, baik yang beroperasi di daerah kota Depok maupun angkutan umum yang multilintas. Angkot di Depok yang memiliki izin sebanyak 2.896 unit, sedangkan yang lintas batas sekitar 3.500 unit. Pihaknya memastikan angkutan umum M-26 jurusan Kampung Melayu-Bekasi yang digunakan pelaku pemerkosa terhadap RS melanggar lintas batas. Oleh sebab itu, pihaknya akan bekerja sama dengan Polres Kota Depok untuk penertiban.

RS adalah korban tindak pemerkosaan di dalam angkutan umum mikrolet M-26 jurusan Kampung Melayu-Bekasi. Angkutan umum tersebut melintas di Jalan Raden Saleh dan ditumpangi RS. Kabarnya, RS diperkosa salah seorang dari empat orang yang berada di dalam angkutan umum.

Uang belanja sebesar Rp 500.000 serta anting juga ikut digasak pelaku. Seusai memerkosa dan merampas harta, RS diturunkan di Jalan Alternatif Cibubur, sekitar dua kilometer dari pos polisi Cikeas. RS mendapat pertolongan beberapa saat kemudian oleh petugas jalan raya yang tengah berada di pos.

Pada Sabtu (17/12/2011), Polda Metro Jaya telah mengeluarkan sketsa wajah pelaku pemerkosaan. Bekerja sama dengan Polres Kota Depok, kepolisian memburu pelaku yang diduga kuat merupakan "pemain lama" dalam dunia kriminalitas tersebut.

Minggu kemarin Polres Kota Depok telah mengamankan mobil angkutan umum M-26 jurusan Kampung Melayu-Bekasi. Mobil yang diduga kuat menjadi alat pelaku melakukan aksi kejinya tersebut kini diamankan di Polsektro Cimanggis.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau