Pelindo Terus Tambah Pelabuhan yang Buka 24 Jam

Kompas.com - 20/12/2011, 00:11 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama Pelindo II R.J Lino mengatakan, pihaknya merencanakan memperluas pelayanan pelabuhan yang buka hingga 24 jam. Hal ini guna meningkatkan produktivitas pelabuhan sehingga bisa meningkatkan posisi Indonesia dalam index layanan logistik dunia (World Logistic Performance Index).

"Kegiatan bongkar muat di pelabuhan-pelabuhan dalam lingkup Pelindo II bisa berlangsung 24 jam maka dengan sendirinya akan memengaruhi perubahan indikator-indikator yang terdapat dalam indeks logistik dunia," kata Lino di Jakarta, Senin (19/12/2011) malam.

Lino membantah asumsi bahwa pelayanan pelabuhan 24 jam tidak efisien, terlebih dalam hal mekanisme kerja yang terkait dengan pelabuhan dan juga faktor manusianya. "Siapa bilang tidak efisien? Dengan membuka layanan 24 jam, maka kita bisa mengikuti ritme globalisasi perdagangan. Urusan administrasi bea cukai, waktu bongkar muat juga menjadi lebih cepat. Dengan demikian mendorong daya saing pelabuhan Indonesia," kata Lino.

Indeks Logistik Indonesia pada 2010 berada pada peringkat 75 dunia, sementara dalam urusan pelayanan bea cukai di peringkat 72, infrastruktur rangking ke-69, kompetensi dan kualitas logistik di posisi ke-92. Sedangkan peringkat tracking dan tracing (melacak posisi barang) di posisi ke-80, dan kecepatan waktu pelayanan berada di peringkat ke-69, serta upaya kemudahan dalam pengapalan di posisi ke-80 dunia.

"Kita inginkan agar terjadi perubahan dalam jangka pendek sehingga pada tahun 2014 posisi Indonesia dalam indeks logistik dunia naik menjadi peringkat 25," katanya.

Ia lantas menyebutkan sejumlah program mulai dari peningkatan produktivitas pelabuhan, pembaruan mekanisme bea cukai di pelabuhan, hingga pengiriman karyawan belajar ke luar negeri. "Kita menyebutnya program quick win yang mendorong kapasitas infrastruktur bertambah tanpa memerlukan investasi yang besar," kata Lino.

Pelabuhan-pelabuhan yang berada dalam lingkup Pelindo II antara lain, pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, Pelabuhan Pontianak, Pelabuhan Palembang, Pelabuhan Teluk Bayur, Jambi, Pelabuhan Panjang. Pelabuhan Tanjung Priok sendiri sejak tahun 2010 sudah beroperasi 24 jam.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau