Darmin Nasution: OJK Jangan Tertipu Bank

Kompas.com - 21/12/2011, 12:07 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com -- Gubernur Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution mengingatkan otoritas jasa keuangan (OJK) agar tidak tertipu oleh kinerja bank yang efisien. Bank-bank yang tidak efisien, seringkali terlihat sehat-sehat saja.

"Pengalaman dengan rekan pengawas bank, titik perhatiannya adalah tingkat kesehatan bank, sedangkan efisiensi perbankan bukan menjadi perhatian utama. Oleh karena itu bisa terjadi, perbankan yang kurang efisien malah sehat-sehat saja," ungkap Darmin saat berbicara dalam Seminar Nasional OJK "Era Baru Pengawasan Sektor Keuangan yang Terintegrasi", Rabu (22/12/2011) di Jakarta.

Atas dasar itu, menurut Darmin, pemisahan fungsi pengawasan perbankan dari BI dan digabungkan dengan OJK harus dipersiapkan sedetail mungkin. Peralihan fungsi micro prudential (pengawasan bank secara individual) ke OJK dan mempertahankan fungsi macro prudential di BI harus diikat dengan hubungan koordinasi yang matang.

"Perlu dibentuk bersama metode berkoordinasi antara OJK dan BI, karena antara pengawasan bank dengan kebijakan moneter tidak bisa dipisahkan dengan batas yang jelas. Perlu mekanisme kerja sama yang kemudian memungkinkan kedua faktor utama tadi (efisiensi dan kesehatan bank) bisa berjalan bersama," paparnya.

Per 31 Desember 2013, fungsi pengawasan bank dialihkan dari BI ke OJK. Sejak saat itu, BI hanya mengelola kebijakan moneter saja.

"Kerentanan akibat tidak sehatnya bank individual akan berdampak menyeluruh pada industri perbankan. Pada akhirnya akan membahayakan sektor keuangan. Akan berdampak sistemik jika bank itu terkait dengan bank lain," jelas Darmin.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau