Pilih Waktu Terbaik untuk "Ngemil"

Kompas.com - 21/12/2011, 15:18 WIB

KOMPAS.com — Sebagian ahli mengatakan, ngemil sebaiknya dihindari agar berat badan tetap terjaga. Sementara itu, pendapat yang menentang mengatakan ngemil justru efektif menjaga berat badan karena bisa mengurangi nafsu makan besar. Mana yang benar?

Berdasarkan studi terbaru yang dimuat dalam Journal of the American Dietetic Association, para peneliti mengatakan bahwa ngemil tak harus dihindari saat kita sedang diet, asalkan dilakukan pada waktu yang tepat.

Dalam penelitian tersebut, 123 wanita menopause yang kegemukan dibagi dalam dua kelompok, yakni yang melakukan program diet saja, sementara sisanya berdiet dan olahraga. Setelah 12 bulan, ternyata penurunan berat badan pada kedua kelompok hampir sama. Namun pada wanita yang ngemil di antara waktu sarapan dan makan siang mengalami penurunan berat badan paling signifikan.

Memang diperlukan penelitian lebih mendalam untuk mengetahui apakah waktu ngemil berpengaruh pada penurunan berat badan. Menurut ketua peneliti, dr Anne McTiernan, yang juga harus diperhatikan adalah frekuensi ngemil.

"Jika Anda mulai ngemil pada pagi hari, maka Anda akan cenderung makan lebih banyak sepanjang hari," katanya. Menurut dia, ngemil berdampak positif jika jarak antarwaktu makan sekitar lima jam atau lebih, misalnya antara makan siang dan makan malam.

"Ngemil bisa meningkatkan asupan makanan bernutrisi dan biasanya bisa mengontrol nafsu makan yang berlebihan," kata Connie Diekman, Direktur Departemen Nutrisi Washington University.

Yang tak kalah penting tentu saja jenis camilannya. Pastikan snack yang dipilih memiliki kalori kurang dari 200, misalnya yogurt rendah lemak, kacang, buah-buahan, atau biskuit serelia utuh.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau