Kecelakaan laut

Imigran Selesai Jalani Pengobatan

Kompas.com - 21/12/2011, 17:27 WIB

JEMBER, KOMPAS.com - Delapan imigran korban kapal tenggelam di perairan Prigi, Trenggalek, Jawa Timur, yang dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara, Lumajang, sudah disatukan dengan lima imigran lain di salah satu hotel di Jember, Jawa Timur, Rabu (21/12/2011). Kini seluruh korban berjumlah 13 orang sudah dalam pengawasan kantor Imigrasi di Jember.

Kepala Kantor Imigrasi Jember, Rustam Efendi, mengatakan, dokter yang merawat delapan korban di rumah sakit itu telah mengizinkan para imigran yang selamat itu segera dipindah. Petugas dari kantor Imigrasi Jember saat itu juga langsung menjemput ke RS Bhayangkara Lumajang.

Imigrasi Jember segera membuat berita acara pemeriksaan keberadaan para imigran gelap tersebut. Kantor Imigrasi Jember hanya memiliki waktu selama tujuh hari untuk melakukan pemeriksaan , setelah itu akan dikirim ke tempat penampungan Imigrasi di Bangil, Kabupaten Pasuruan, untuk persiapan di deportasi ke negara asalnya.

Kapolres Jember, Ajun Komisaris Besar Samudi, menambahkan, pertimbangan polisi membawa ke delapan imigran gelap itu ke RS Bhayangkara di Lumajang karena mereka perlu perawatan.

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau