Polri Gelar Apel Pasukan Operasi Lilin 2011

Kompas.com - 22/12/2011, 09:51 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) melaksanakan apel gelar pasukan "Operasi Lilin 2011" pada Kamis (22/12/2011) pagi, di silang Monumen Nasional, Jakarta Pusat. Gelar pasukan ini dilakukan dalam rangka kesiapan pengamanan Natal dan Tahun Baru 2012.

Apel yang dipimpin Kapolri Jenderal Timur Pradopo selaku inspektur apel ini dihadiri oleh seluruh pejabat dari instansi lintas sektoral. Turut hadir Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Untung Suharsono Rajab, dan Pangdam Jaya Mayor Jenderal TNI Waris.

Di dalam apel kali ini, Kapolri menyematkan pita operasi kepada perwakilan petugas lintas sektoral. Ribuan personil dari berbagai satuan mulai dari Sabhara, Lalu Lintas, Brimob, dan pasukan berkuda juga diperiksa kesiapan terakhirnya oleh Kapolri.

Di dalam sambutannya, Kapolri mengatakan pihaknya berharap perayaaan Natal dan Tahun Baru yang sarat akan mobilitas masyarakat dapat berlangsung aman dan lancar. Ia juga menitikberatkan dalam ancaman terorisme yang mungkin hadir dalam pelaksanaan itu.

"Terorisme menjadi ancaman serius dan atensi dalam perayaan tahun baru dan natal. Hal ini menuntut peranan Polri dalam merumuskan cara cepat dan cara bertindak efektif untuk antisipasi kerawanan," ungkap Timur.

Operasi Lilin 2011 ini berlangsung selama 10 hari mulai tanggal 23 Desember 2011-1 Januari 2012. Sebanyak 83.457 personil kepolisian, 18.000 personil gabungan dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan instansi terkait akan disiagakan selama operasi berlangsung. Selain itu 4.000 pos pengamanan akan dibangin di seluruh Indonesia.

"Personil akan disebar di objek-objek perayaan natal dan tahun baru seperti tempat ibadah, objek wisata, dan lokasi pergantian tahun," kata Kapolri.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau