JAKARTA, KOMPAS.com - Perlambatan permintaan akibat resesi global akan mempengaruhi kinerja ekspor Indonesia. Perlambatan di negara maju juga membuat produsen mengalihkan tujuan ekspor.
Dengan penduduk besar, Indonesia jadi temnpat menarik untuk pengalihan tersebut. "Karenanya kami prediksi tahun depan akan terjadi lonjakan impor yang cukup besar. Akibatnya surplus perdagangan akan tergerus," 'kata peneliti ekonomi LIPI, Latif Adam, dalam pemaparan economic outlook 2012, di Jakarta, Kamis (22/12).
Dia mengatakan, surplus perdagangan tahun depan diproyeksikan berkurang 3 miliar dollar AS dibandingkan tahun ini. "Tahun ini surplus diperkirakan mencapai 18 miliar dollar AS. Jadi tahun depan surplus perdagangan tinggal 15 miliar dollar AS," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang