Seluruh Hasil Ujian CPNS Kubu Raya 2010 Dibatalkan

Kompas.com - 22/12/2011, 17:54 WIB

PONTIANAK, KOMPAS.com - Seluruh hasil ujian penerimaan calon pegawai negeri sipil Kabupaten Kubu Raya tahun 2010 untuk mengisi formasi kepegawaian tahun 2011 dibatalkan oleh Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Seluruh peserta akan menjalani ujian ulang penerimaan CPNS pada Januari 2012 mendatang.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kalimantan Barat Robertus Isdius, Kamis (22/12/2011) mengatakan awalnya ada 24 dari 236 peserta yang lulus ujian penerimaan CPNS 2010 yang dipertimbangkan untuk diangkat.

"Namun, kemudian diputukan bahwa 24 peserta dari 236 peserta ujian yang lulus itu tetap harus mengikuti ujian ulang," kata Robertus.

Kisruh penerimaan CPNS Kubu Raya bermula ketika ditemukan kejanggalan dalam ujian yang diikuti oleh 3.961 peserta. Setelah dicek ulang, hanya 24 dari 236 peserta lulus yang menandatangani lembar soal.

"Itu hanya temuan tambahan. Yang membuat ujian itu harus diulang adalah karena Kubu Raya bekerja sama bukan dengan perguruan tinggi negeri, tetapi justru dengan Kementerian Dalam Negeri saat melakukan ujian," kata Robertus.

Saat ini, Pemerintah Kubu Raya sedang berkonsultasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan pemerintah pusat mengenai rencana pelaksanaan ujian ulang itu. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau