Menambah Ukuran Payudara Tanpa Bedah Plastik

Kompas.com - 23/12/2011, 08:19 WIB

KOMPAS.com - Pada dasarnya setiap perempuan adalah cantik. Namun ternyata masih banyak orang yang ingin "mendandani" tubuhnya agar terlihat lebih menarik. Salah satu bagian perempuan yang paling sering jadi pusat perhatian untuk diperbaiki adalah payudara.

Operasi bedah plastik menjadi salah satu pilihan cara untuk mendapatkan ukuran payudara yang lebih besar dan padat. Namun, pilihan ini menimbulkan kekhawatiran pada banyak perempuan. Kini, untuk mendapatkan tambahan ukuran payudara, ada alternatif non bedah yang bisa dilakukan.

Salah satu teknik non bedah estetik yang dapat memberikan tampilan alami dan memenuhi keinginan setiap individu adalah dengan Macrolane. Teknik filler Macrolane memberikan volume pada bagian tubuh yang diinginkan, seperti payudara dan memastikan setiap individu mendapatkan hasil sesuai dengan keinginannya.

Macrolane adalah sebuah jel kristal asam hialuronat yang diformulasikan untuk breast augmentation, volume restoration, dan meningkatkan kualitas kontur tubuh. Secara umum, Macrolane ini bisa digunakan untuk pembesaran area payudara, bokong, betis, dan menyamarkan jaringan parut.

Asam hialuronat merupakan komponen dalam kulit dan tubuh yang berfungsi untik mengikat air, membantu menjaga kelembaban dan kekenyalan kulit. Asam ini pula yang mengorganisir eksistensi kolagen dan elastisin di bawah lapisan kulit. Namun seiring pertambahan usia, produksi asam ini berkurang dan membuat kulit kehilangan elastisitasnya.

"Macrolane ini  bisa digunakan untuk membesarkan ukuran payudara sampai meningkat satu cup untuk perempuan Asia, dan dua cup untuk perempuan Amerika. Namun sebelum dilakukan prosedur ini, harus ada pre treatment terlebih dahulu dan harus dilakukan oleh dokter ahli," ungkap dr Debby Puspa, Group Product Manager Restylane Indonesia dalam acara Macrolane Breast Augmentation di RSCM, Jakarta Pusat, Kamis (22/12/2012).

Macrolane dirancang dalam  varian untuk tingkat ketebalan kulit yang berbeda yaitu VRF 20 dan VRF 30. Macrolane ini secara alami beradaptasi setelah disuntikkan di area tubuh. Proses filler ini hanya membutuhkan waktu 60-90 menit dan hasilnya bisa didapatkan seketika setelah proses selesai.

"Setelah beberapa hari, hasilnya akan terlihat lebih baik sebab asam hialuronat semakin banyak mengikat air dan bisa menyesuaikan dengan kondisi tubuh," tambahnya.

Untuk memasarkan produk ini di Indonesia, PT Landson Indonesia mengaku sudah mengantongi izin resmi dan juga pengakuan dari Departemen Kesehatan Republik Indonesia, dan juga Badan POM.

Prosedur non bedah plastik ini membutuhkan biaya tinggi dengan hasil yang tentunya tak bersifat permanen. Teknik pembesaran payudara tanpa bedah plastik ini hanya bertahan selama 12-18 bulan. Perawatan yang baik dan gaya hidup sangat memengaruhi keindahan payudara buatan ini.

 

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau