Inovasi militer

AS Mulai Operasikan Heli Tak Berawak di Afganistan

Kompas.com - 23/12/2011, 10:29 WIB

KABUL, KOMPAS.com — Korps Marinir Amerika Serikat untuk pertama kalinya mengoperasikan helikopter tak berawak yang dirancang khusus untuk menjadi heli angkut guna mengirim pasokan ke pos-pos pasukan di lokasi terpencil di Afganistan.

Menurut para pejabat militer AS, Kamis (22/12/2011), heli K-MAX itu mampu membawa kargo hingga lebih dari 1,6 ton. Pengoperasian heli tanpa awak ini mengurangi risiko jatuhnya korban jiwa akibat disergap saat mengantarkan pasokan logistik pasukan melalui konvoi kendaraan darat.

"Kami mengirim kargo yang seharusnya dikirim menggunakan konvoi darat. Ini adalah fase demonstrasi untuk menguji kemampuan sesungguhnya pesawat ini dan seberapa bagus kinerjanya di lingkungan pertempuran," ungkap Mayor Kyle O'Connor dari Skuadron Kendaraan Udara Tak Berawak I Marinir AS.

Penerbangan perdana heli itu di Afganistan dilakukan pada Sabtu pekan lalu, dengan misi mengantarkan pasokan logistik di Pos Tempur Payne di Provinsi Helmand, Afganistan selatan.

K-MAX dikembangkan bersama oleh dua perusahaan, yakni Kaman Aerospace dan Lockheed Martin. Heli itu disebut memiliki kemampuan menjatuhkan kargo di titik sasaran dengan akurat, yang akan sangat berguna bagi medan perang Afganistan yang berdebu dan sangat menyulitkan penerbangan dan pendaratan heli konvensional.

Sebelumnya, militer AS dan Badan Intelijen Pusat AS (CIA) sudah mengoperasikan berbagai jenis pesawat sayap tetap tak berawak (drone) untuk berbagai fungsi, mulai dari pengintaian sampai penyerangan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau