Gp gold india open

Fran/Shendy Berpeluang Juara

Kompas.com - 23/12/2011, 21:33 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasangan Fran Kurniawan/Shendy Puspa punya kesempatan besar untuk meraih gelar kedua musim ini. Pemain yang baru dipasangkan bulan November lalu itu, berhasil melaju ke babak semi final turnamen bulu tangkis GP Gold India Open, Jumat (23/12/2011).

Jika bisa melaju ke final dan juara, mereka menunjukkan grafik penampilan yang meningkat. Sejak dipasangkan mereka sudah tampil sebanyak empat kali. Kedua pemain yang berasal dari PB Djarum ini, menjajal kekompakan mereka pertama kali di Macau Open Grand Prix Gold.

Sayang, ketika itu mereka harus terjegal di babak pertama dari pasangan Cina, He Hanbin/Bao Yixin lewat permainan tiga gim, 12-21, 21-14, 11-21.

Pada turnamen keduanya di Korea Grand Prix Gold 2011, pasangan Indonesia ini menyerah dari pemain tuan rumah, Shin Baek Choel/Kim Ha Na, 17-21 15-21.

Baru di penampilan ketiga, mereka bisa mencicipi gelar juara. Mereka menjadi yang terbaik di turnamen India International Challenge yang berlangsung di Mumbai minggu lalu.

"Ya mudah-mudahan, kami bisa juara lagi. Kami membutuhkan bayak poin untuk bisa menembus kualifikasi olimpiade," kata Fran Kurniawan, yang sebelumnya berpasangan dengan Pia Zebadiah.

Saat ini Fran/Shendy masih berperingkat 110 dunia. Untuk bisa tampil ke olimpiade, mereka harus bisa menembus peringkat delapan besar dunia. Peluang tetap terbuka, karena masih ada sekitar 32 turnamen yang bisa diikuti sampai akhir Mei tahun depan.

Jika mereka tampil konsisten dan bisa menyabet beberapa gelar atau minimal tembus di babak empat besar turnamen besar, seperti Super Seeries, peluang mereka ke delapan besar terbuka.

Di babak semi final GP Gold India, Fran/Pia akan menjajal unggulan pertama asal Thailand Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam. Sebelumnya di babak perempat final, mereka sukses menghentikan unggulan tiga asal Malaysia Chan Peng Soon/Goh Liu Ying 16-21, 22-20, 21-14.

Selain Fran/Shendy, Indonesia juga menempatkan pasangan Debby Susanto/Muhammad Rijal yang akan menghadapi pemain tuan rumah Diju V/Jwala Gutta.

Pada nomor ganda putra, Indonesia memiliki satu wakil yakni Andrei Adistia/Christopher Rusdianto. Pasangan pelatnas Cipayung ini maju ke semifinal setelah mengalahkan pasangan Malaysia Chan Peng Soon/Tan Aik Quan 21-15, 21-12. Selanjutnya, mereka akan menantang unggulan kedua dari Jerman, Ingo Kindervater/Johannes Schoettler.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau