LONDON, KOMPAS.com — Pelatih Chelsea, Andre Villas-Boas, memuji John Terry karena mampu fokus di lapangan meski tengah dibelit masalah hukum.
Hal tersebut berkaitan dengan performa Terry pada pertandingan Premier League melawan Tottenham Hotspur, yang berakhir 1-1, di White Hart Lane, Kamis (22/12/2011).
Pada menit-menit terakhir, Tottenham mendapat peluang menciptakan gol kedua dari Emmanuel Adebayor. Namun, Terry melakukan antisipasi, yang membuat bola keluar lapangan.
Sehari sebelum pertandingan itu, Kejaksaan Inggris di London (Crown Prosecutor Service atau CPS) menilai ada cukup bukti untuk menyidangkan Terry atas dugaan melakukan pelecehan rasial kepada bek Queens Park Rangers (QPR), Anton Ferdinand, pada laga Premier League di Loftus Road, 23 Oktober lalu. Terry juga dijadwalkan menjalani sidang di Pengadilan London Barat pada 1 Februari 2012.
"Performa, komitmen, dan konsentrasi (Terry) telah meningkat sejak insiden (Anton Ferdinand) dan melakukan antisipasi menjelang akhir pertandingan tadi. (Tembakan yang dilepaskan Adebayor) adalah peluang besar untuk Tottenham," ujar Villas-Boas.
Dengan hasil 1-1 itu, Chelsea duduk di peringkat keempat klasemen sementara dengan 33 poin, atau kalah sebelas angka dari Manchester City di puncak klasemen. Mengingat Premier League masih menyisakan 21 laga (kecuali untuk Tottenham dan Everton), Villas-Boas menilai masih ada peluang bagi timnya untuk menjuarai Premier League.
"Saya pikir kami masih bisa menjuarai ajang ini. Saya yakin kami bisa memangkas selisih," tambahnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang