Pesawat Sriwijaya Air Mendarat Darurat di Palembang

Kompas.com - 25/12/2011, 00:56 WIB

PALEMBANG, KOMPAS.com - Pesawat Sriwijaya Air penerbangan Pekanbaru-Jakarta mendarat darurat di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Sabtu (24/12/2011). Pesawat juga sempat melewati batas landasan bandara, namun tidak mengalami gangguan dan seluruh penumpang selamat.

General Manajer (GM) PT Angkasa Pura 2 di Bandara SMB II di Palembang, Yon Sugiono, membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan, pesawat Sriwijaya Air jenis Boeing 737-200 itu dalam penerbangan dari Pekanbaru menuju Jakarta mengalami gangguan kerusakan sistem hidrolik sehingga meminta kepada pihak bandara terdekat untuk bisa melakukan pendaratan darurat.

Saat melakukan pendaratan darurat, sekitar pukul 20.14 WIB, pendaratan tidak berlangsung mulus, sehingga bagan depan roda pesawat sampai melewati batas landasan Bandara SMB II (over-runway). "Posisi roda depan pesawat ini keluar landasan di sebelah timur dan mengenai rerumputan, namun bagian belakangnya tetap masih berada di landasan Bandara SMB II," kata Yon.

Dia menegaskan bahwa pesawat itu hanya melewati sekitar lima meter di bagian depannya yang keluar landasan, tak sampai jauh tergelincir melewati landasan yang seharusnya. Setelah seluruh 136 penumpang dan awak pesawat dievakuasi dan diselamatkan, dilakukan upaya menarik pesawat tersebut ke dalam landasan kembali.

"Upaya penarikan telah berhasil dilakukan sekitar pukul 22.30 WIB malam ini, dan kini pesawat telah ditarik menuju terminal apron Bandara SMB II," kata dia.

Saat penanganan pesawat dilakukan, sejumlah penerbangan dari dan ke Bandara SMB II Palembang mengalami gangguan. Antara lain penerbangan pesawat Garuda, Sriwijaya Air, dan Lion Air.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau