Parpol Islam Menangi 65 Persen Suara Pemilu Mesir

Kompas.com - 25/12/2011, 05:54 WIB

KAIRO, KOMPAS.com - Pemilihan umum anggota parlemen Mesir tahap kedua dari tiga tahap menempatkan kubu Islam dari Ikhwanul Muslimin dan Salafi di posisi puncak dengan mendulang 65 persen suara. Ketua Komisi Pemilu, Abdel Moiz Ibrahim, Sabtu (24/12/2011) petang, mengatakan, Partai Hurriyah wal Adalah dari Ikhwanul Muslimin memperoleh 36,5 persen suara, sementara Partai An Nur dari Salafi meraih 28,78 persen.

Ikhwanul Muslimin tercatat 4.058.498 suara dari total 11.173.818 pengguna hak suara di pemilu tahap kedua di sembilan dari 27 provinsi, adapun Partai An Nur kebagian 3.216.430 suara. Tingkat partisipasi pemilih tahap kedua ini tercatat 62 persen dari total pemilih hak suara.

Seperti pemilih tahap pertama pada 28 November lalu, kubu Islam juga mendulang suara jauh lebih tinggi dibanding partai-partai liberal. Pemilu di Negeri Piramida ini berlangsung dalam tiga tahap, masing-masing di sembilan provinsi, yang tahap kedua ini diadakan di Giza, Monofia, Syarqiyah, Ismailiyah, Bani Soef, Suez, Bahirah, Souhag, dan Aswan, menyusul pemilu tahap pertama di sembilan provinsi termasuk ibu kota Kairo.

Pemilu tahap ketiga atau terakhir dijadwalkan akan berlangsung pada pekan depan, 3 Januari, di sembilan provinsi sisanya. Pemilu parlemen ini akan dilanjutkan dengan pemilihan presiden yang direncanakan akan digelar pada Juni 2012.

Pemilu Mesir ini diwarnai aksi kekerasan anti-pemerintah dalam sepekan terakhir yang menewaskan sedikitnya 14 orang dan ratusan lagi cedera akibat bentrok dengan aparat keamanan. Sebaliknya, pendukung pro pemerintah, juga berunjuk rasa di Bundaran Abbaseda, Kairo Timur.

Para pemrotes di Lapangan Tahrir mendesak Dewan Tertinggi Militer (SCAF) untuk menyerahkan kekuasaan kepada pemerintahan sipil. SCAF, yang mengambil alih kekuasaan setelah Presiden Mubarak mengundurkan diri 11 Februari lalu akibat desakan pemrotes, menolak tegas desakan tersebut. Ketua SCAF, Marsekal Mohamed Hussein Tantawi, menegaskan bahwa pihaknya akan tetap mempertahankan sikap sesuai tahapan pemilu dan menjadwalkan akan menyerahkan kekuasaan kepada presiden terpilih sebelum akhir Juni 2012.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau