Bandung Diguyur Hujan, Pelancong Tetap Marak

Kompas.com - 25/12/2011, 14:19 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com -- Memasuki libur hari Natal, Kota Bandung, Jawa Barat, menjadi salah satu tujuan wisatawan untuk menghabiskan waktu dengan berbelanja atau mencicipi berbagai jenis makanan. Hujan deras yang mengguyur pada tengah hari jelas bukan halangan.

Berdasarkan pantauan Kompas, Minggu (25/12/2011), beberapa titik kunjungan wisatawan seperti Jalan LLRE Martadinata juga dipadati mobil serta orang berlalu lalang dalam factory outlet yang tersebar di sana. Kondisi serupa juga ditemui di daerah lain, seperti Jl Setiabudhi yang menuju ke arah Lembang.

Hujan deras turun sejak pukul 11.30. Alih-alih sepi, kesibukan para wisatawan seolah tidak terganggu dengan guyuran hujan.

Hanya saja, patut diwaspadai bila hujan turun dengan intensitas seperti ini karena biasanya memunculkan genangan air di jalan atau lazim disebut dengan bahasa setempat, cileuncang. Beberapa ruas jalan yang dikhawatirkan bakal lumpuh oleh cileuncang, seperti Jalan Pasteur, Jembatan Layang Pasupati, Jalan Ibrahim Adjie, hingga Cibaduyut.

Beberapa tawaran wisata di Bandung yang menjadi incaran wisatawan seperti belanja di factory outlet di kawasan Jalan LLRE Martadinata, Jalan Cihampelas, maupun Jl Setiabudhi. Untuk urusan kuliner, berbagai warung masakan khas maupun waralaba tersebar di berbagai tempat.

Bagi wisatawan yang tidak punya waktu untuk mendatangi obyek wisata di luar Bandung seperti Kawah Putih Ciwidey atau Kawah Tangkubanparahu, pilihan dalam kota juga tersedia seperti Trans Studio Bandung.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau