JAKARTA, KOMPAS.com — Prijanto mundur dari jabatannya sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta karena merasa dianggap tidak berarti.
"Saya mundur dari jabatan saya karena saya dianggap tidak berarti," ungkap Prijanto kepada wartawan, Minggu (25/12/2011) di Jakarta.
Ketika ditanya, siapa yang menganggap Prijanto tidak berarti, ia tidak menjawab. Ia hanya mengatakan sebenarnya berniat mundur sejak dua tahun lalu. "Demi kebaikan bersama, saya mundur," ucapnya.
Ketika ditanya apakah pengunduran dirinya berkaitan dengan pencalonannya sebagai gubernur DKI Jakarta, Prijanto membantah. "Tidak ada kaitannya. Lagi pula kalau sekarang saya mencalonkan diri, sama saja melawan kehendak Tuhan dong," tuturnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang