Korban angin puting beliung

Warga Bulusari Belum Bisa Beraktivitas Normal

Kompas.com - 26/12/2011, 14:14 WIB

BREBES, KOMPAS.com Warga Desa Bulusari, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yang terkena angin puting beliung pada Minggu sore, hingga Senin (26/12/2011), belum bisa beraktivitas normal seperti hari-hari biasa.

Warga masih membenahi dan membersihkan bagian-bagian rumah yang rusak dan kotor akibat hujan. Sebagian warga bahkan terlihat masih trauma sehingga hanya mampu duduk berkumpul bersama anggota keluarga lainnya.

Kartali (70), warga Desa Bulusari, bahkan masih terlihat gemetar, saat menceritakan bencana yang menimpa desanya. Saat itu ia bersama istri, Tari (60), tiga anak, satu menantu, dan satu cucu sedang berada di dalam rumah.

Tiba-tiba, angin kencang mengguncang rumahnya, dan merobohkan bagian samping rumah, serta menerbangkan atap rumah. Kandang berisi empat anak kambing di depan rumahnya juga ikut roboh. "Saya bingung, mau keluar tidak bisa, hanya menggigil di dalam rumah," katanya.

Tari bahkan mengalami luka di bagian kaki akibat tertusuk pecahan kaca. Saat ini, keluarga Kartali hanya pasrah, dan sepenuhnya mengharapkan bantuan dari pemerintah.

Kondisi serupa juga dialami keluarga Robii (50). Dapur rumah keluarga itu ambruk, sementara genting-gentingnya hilang terbawa angin.

Robii dan keluarganya hanya bisa termangu, menyaksikan rumah mereka tidak bisa ditempati lagi. Padahal, jumlah anggota keluarga itu 12 orang, terdiri dari dua keluarga.

"TV juga mati karena kehujanan. Semua berantakan," kata Nurhidayah (22), anak ketiga Robii.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau