Tony Tak Akan Gubris Keputusan Komite Etik

Kompas.com - 26/12/2011, 19:53 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu anggota Komite Eksekutif PSSI, Tony Apriliani, tak akan menggubris keputusan Komite Etik yang akan memecatnya dari jabatan anggota Exco. Toni bahkan tidak mengakui keberadaan dari Komite Etik yang diketuai oleh Todung Mulya Lubis tersebut.

"Itu haknya mereka (untuk mengeluarkan keputusan), biarin saja. Dari awal sanksi tidak valid, karena Todung membentuk Majelis Etik yang tidak ada di Statuta. Apalagi Todung juga pernah dipecat karena masalah etika," ujar Tony ketika dihubungi wartawan, Senin (26/12/2011).

Ia juga mempertanyakan, dasar yang dijadikan Komite Etik sebagai pertimbangan mereka dalam mengeluarkan keputusan. "Apakah dengan tata cara menulis surat ke FIFA? Itu biar tidak terjadi dualisme. PSSI ketika diminta rapat bersama klub juga tidak digubris," jelas Toni.

"Kedua, pertemuan Pengprov di Surabaya, apakah itu provokasi atau inisiatif dari Exco? Tidak. Saya kesana atas nama ketua Pengprov Jawa Barat dan itu juga diundang. Kenapa? Karena aspirasi Pengprov juga tidak didengar," lanjutnya lagi.

Ancaman pemecatan ini ternyata tak membuat Tony takut. Ia justru akan terus maju untuk membuat PSSI kembali ke jalur yang benar. Salah satu caranya adalah menggelar Kongres Luar Biasa (KLB). "KPSI sudah mulai bekerja. Kami juga akan kirim surat ke FIFA dan AFC untuk jadi pertimbangan mereka," tutur Tony.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau