10 Persen Kasus Stroke Dipicu Stres Pekerjaan

Kompas.com - 28/12/2011, 15:42 WIB

Kompas.com — Hati-hati dengan stres pekerjaan yang terjadi secara terus-menerus. Sebuah riset terbaru dalam Journal of Occupational and Environmental Medicine menunjukkan bahwa stres psikologis akibat pekerjaan bisa meningkatkan risiko stroke 1,4 kali pada pria dari kalangan ekonomi menengah dan atas.

Jika dihitung,  sekitar 10 persen kasus stroke dalam penelitian ini telah dikaitkan dengan stres mental pada pekerjaan.

"Tekanan psikologis pekerjaan yang berlangsung terus-menerus merupakan faktor risiko yang paling umum memicu stroke pada pria yang berada di kelas sosial tinggi," kata peneliti.

Namun, para peneliti tidak menemukan hubungan antara stres kerja dan stroke pada pria yang berada di kelas sosial lebih rendah. Dalam risetnya, para peneliti menganalisis informasi kesehatan 5.000 pria yang berusia  40-59 tahun yang tinggal di Kopenhagen, dan diikuti selama 30 tahun.

Penelitian ini bukanlah temuan pertama yang menghubungkan antara stres kerja dan risiko stroke. Sebuah penelitian di Swedia dalam jurnal BMC Medicine menunjukkan bahwa orang-orang yang mengalami stres dalam jangka waktu panjang, pada akhirnya akan terkena serangan stroke.

"Tampaknya ada korelasi antara stres dan stroke. Namun, ini perlu ditafsirkan dengan hati-hati," kata Katarina Jood,  peneliti di Sahlgrenska Academy dan seorang ahli saraf di Sahlgrenska University Hospital.

Sebuah studi awal pada tahun ini yang tertuang dalam jurnal BMC Public Health menunjukkan bahwa stres kerja mungkin akan berdampak pada kesehatan lainnya. Bahkan para peneliti dari Concordia University mencatat bahwa orang dengan stres tinggi pekerjaan cenderung lebih sering berobat ke dokter ketimbang mereka yang tidak mengalami stres.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau