Progres Pengerjaan JLNT Berjalan Lambat

Kompas.com - 29/12/2011, 14:21 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sepanjang tahun 2011, perkembangan pembangunan Jalan Layang Non Tol di kedua kawasan, yaitu Tanah Abang-Kampung Melayu dan Antasari-Blok M tidak berjalan sesuai target. Lantaran saat awal pengerjaan, Dinas Pekerjaan Umum DKI mempunyai target perkembangan sampai akhir tahun dapat mencapai 70-80 persen. Namun saat ini, progresnya baru mencapai sekitar 50 persen.

Kepala Seksi Simpang Tidak Sebidang Dinas Pekerjaan Umum DKI, Heru Suwondo, mengatakan, pengerjaan kedua JLNT itu sudah sesuai jadwal. Untuk jalan layang non tol (JLNT) Antasari-Blok M saat ini perkembangannya sudah mencapai 52,52 persen.

"Di Antasari-Blok M sudah mulai pengerjaan on-off ramp (tanjakan-turunan). Saat ini, tiang pancang sudah terlihat berdiri tegak. Sebagian badan jalan juga sudah terpasang di atas gelagar tiang tersebut," kata Heru, di Jakarta, Kamis (29/12/2011).

Untuk, JLNT Tanah Abang-Kampung Melayu hingga Desember ini pengerjaan sudah mencapai 46,31 persen. Saat ini, pemasangan tiang pancang sudah hampir selesai pada pembangunan JLNT ini. Gelagar atau penyanggah badan jalan sudah mulai dinaikkan di atas tiang pancang.

"Untuk Tanah Abang-Kampung Melayu kami sedang fokus untuk on ramp (tanjakan) nya," tutur Heru.

Untuk underpass di daerah Mabak, Jakarta Selatan yang berada di perempatan Mabes Polri saat ini terus mundur. Diperkirakan jalan tersebut baru bisa beroperasi pada awal tahun mendatang. "Underpass Mabak, awal tahun bisa dioperasikan namun masih uji coba," katanya.Saat ini jalan sedang dibeton. Setelah selesai maka jalan akan segera diaspal," kata Heru.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau