Mulai Tahun Depan, Pengunjung Monas Dibatasi

Kompas.com - 29/12/2011, 20:17 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Demi kenyamanan para pengunjung Tugu Monas, manajemen akan menerapkan aturan baru pada tahun 2012 mendatang. Nantinya, para pengunjung Monas yang ingin mencapai puncak Monas akan dibatasi.

Kepala UPT Monas, Rini Hariyani, mengatakan aturan pembatasan pengunjung Monas ini akan berlaku pada 1 Januari 2012. Nantinya, pengunjung yang hendak mencapai puncak Monas hanya diperbolehkan sampai 2.000 orang khusus hari Sabtu-Minggu.

"Kami batasi sampai 2.000 pengunjung di Sabtu-Minggu. Tujuannya untuk kenyamanan dan keamanan pengunjung. Kasihan juga selama ini harus antre sampai 2 jam," kata Rini, ketika dihubungi wartawan, Kamis (29/12/2011).

Tidak hanya itu, pada akhir pekan Monas hanya menerima pengunjung perorangan saja. Sedangkan, untuk pengunjung rombongan yang ingin sampai ke puncak Monas bisa datang pada hari Senin-Jumat.

Kendati demikian, waktu tutup loket tidak mengalami perubahan yaitu pukul 15.00 WIB. Selama ini, para pengunjung yang ingin menuju puncak di hari Sabtu-Minggu bisa mencapai 2.500 sampai 5.000 orang. Bahkan saat hari libur, seperti libur Natal lalu, pengunjung mencapai 17.000.

"Sampai baru tutup pukul 19.30 WIB. Karena kami kewalahan juga kalau minta keluar," ujar Rini. Sementara itu, untuk hari-hari biasa, pengunjung Monas hanya sekitar 1.500 sampai 2.000 orang. Dalam beberapa waktu, pihaknya akan segera melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau