NEW YORK, KOMPAS.com — Harga emas berjangka sekarang berada di ambang kondisi pasar yang buruk (bear market). Emas mencatat penurunan terpanjang sejak Maret 2009 seiring dengan pencapaian dollar AS terhadap euro sehingga mengurangi permintaan emas sebagai aset alternatif. Kontrak emas berjangka untuk pengantaran Februari turun 1,5 persen menjadi 1.540,90 dollar AS per troy ounce (setara dengan 31,1 gram) pada pukul 13.38 waktu setempat, Kamis (29/12/2011) di Comex, New York.
Emas merosot selama enam sesi berturut-turut. Ini penurunan terpanjang sejak 4 Maret 2009. Penetapan harga tersebut sangat jauh dari harga rekor 1.891,90 dollar AS per troy ounce pada 22 Agustus lalu. Atau, harga sekarang ini sekitar 1 persentase poin dari bear market. "Perkembangan dari Italia telah mengangkat dollar AS, dan itu mendorong emas turun," ujar Sterling Smith, analis Country Hedging Inc di St Paul, Minnesota, dalam wawancara telepon dengan Bloomberg, Kamis waktu setempat.
Dollar AS menguat 0,6 persen atas euro seiring dengan lelang obligasi Italia meleset dari target pemerintahnya. "Saya perkirakan emas tetap akan berada dalam wilayah negatif pada minggu ini," tambah Smith.
Selama Desember ini emas berjangka telah turun 12 persen. Tren memperlihatkan emas mengarah ke penurunan bulanan terbesar sejak Oktober 2008. Kondisi sebaliknya untuk dollar AS yang justru memperoleh keuntungan hampir 3 persen terhadap enam mata uang utama. Tetapi, sepanjang 2011, emas berjangka telah naik 8,4 persen dan menuju pencapaian 11 tahun berturut-turut. Ini terjadi seiring dengan para investor dan bank-bank sentral yang membeli emas sebagai alat simpan kekayaan.
"Anda memiliki output yang stagnan, dan pada sisi permintaan, konsumsi perhiasan menyesuaikan dengan harga yang lebih tinggi," sebut Bayram Dincer, analis LGT Capital Management di Pfaeffikon, Switzerland. Ia pun menyebutkan, kasus investasi fundamental untuk emas masih utuh.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang