Bundaran HI Siap Untuk Perayaan Malam Tahun Baru

Kompas.com - 31/12/2011, 01:05 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta menepati janjinya untuk merampungkan pembenahan kolam Bundaran Hotel Indonesia sebelum perayaan malam Tahun Baru. Hari ini, Jumat (30/12/2011), air mancur dan air limpasan di Bundaran HI telah menyala seperti sedia kala.

Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta, Catharina Suryowati, mengatakan bahwa ini memang disiapkan bagi warga Jakarta yang ingin menghabiskan momen pergantian tahun di jantung ibu kota. Hampir setiap tahun, kolam yang di tengahnya menjulang patung selamat datang ini selalu menjadi salah satu titik keramaian saat perayaan malam Tahun Baru.

"Boleh merayakan tahun baru di situ, tapi enggak boleh naik ke kolamnya. Karena berbahaya, ada listrik tegangan tinggi," ujar Catharina di Balaikota, Jakarta, Jumat (30/12/2011).

Pembenahan kolam Bundaran HI yang termasuk program pengurasan dan penggantian pompa ini telah dilakukan oleh pihak Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta sejak Kamis (24/11/2011). Target selesai saat malam Natal yaitu 24 Desember pun dipenuhi dengan membuka triplek pembatas yang selama hampir dua minggu menutupi kolam Bundaran HI.

"Semuanya tepat waktu. Nanti saat malam Tahun Baru dapat dilihat air mancur akan menyala lagi," tutur Catharina.

Ia juga menuturkan bahwa plaza Bundaran HI tidak akan lagi dapat dinaiki oleh warga Jakarta seperti yang terjadi dalam beberapa tahun ini. Mengingat pada plaza tersebut sebenarnya terdapat air limpasan yang menggenang dari kolam Bundaran HI.

"Mestinya ada air limpasan, tapi sudah lama tidak ada karena pompanya rusak. Tapi sekarang sudah benar lagi," tandasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau