BREBES, KOMPAS.com- Badan SAR Nasional bersama SAR Kabupaten Brebes, TNI, polisi, PMI masih mengevakuasi warga di Desa Kecipir, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yang terendam banjir, Minggu (1/1/2012) siang ini.
Evakuasi dilakukan dengan menggunakan dua perahu karet. Sementara sebagian warga lainnya memilih berjalan kaki menyusuri jalan yang terendam banjir, menuju lokasi pengungsian.
Koordinator SAR Brebes, Adhe Dhani Raharjo, mengatakan, dalam evakuasi Badan SAR Nasional menerjunkan 18 personil, sedangkan SAR Brebes sekitar 20 orang.
Banjir di Desa Kecipir melanda tiga wilayah Pedukuhan, yaitu Dukuh Bancang, Kecipir, dan Blanko. Banjir menggenangi sekitar 646 rumah, dengan 1.425 kepala keluarga, dan 5.706 jiwa.
Menurut Kepala Desa Kecipir, Akrom, ada dua lokasi pengungsian warga, yaitu Madrasah Ibtidaiyah Nurul Huda di Dukuh Bancang dan tenda evakuasi di Dukuh Blanko. Selain itu, di wilayah tersebut juga didirikan dapur umur. "Ada sekitar 1.000 jiwa yang mengungsi," katanya.
Kebanyakan warga yang mengungsi yaitu ibu-ibu dan anak-anak. Sementara bapak-bapak masih bertahan di rumah mereka. Selain di dua lokasi pengungsian tersebut, warga juga mengungsi di rumah tetangga atau saudara mereka yang terbebas dari banjir.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang