MAROS, KOMPAS.com- Angin puting beliung menerjang dua desa di Kecamatan Bontoa, Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), Minggu (1/1/2011) sekitar pukul 08.00 Wita. Akibatnya, puluhan rumah rusak dan beberapa pohon besar tumbang. Satu kantor desa juga rusak akibat diterjang puting beliung.
Mansyur, seorang warga, menuturkan, hujan lebat tiba-tiba datang disertai angin kencang. Angin datang dari arah barat kemudian bergeser ke pemukiman penduduk. "Saat hujan dan angin kencang datang, tiba-tiba atap rumah saya yang terbuat dari seng terbang, kejadiannya begitu cepat," jelasnya.
Puting beliung ini merusak puluhan rumah warga, masing-masing di Dusun Cempagayya, Desa Tupabiring sebanyak 15 rumah dan satu kantor desa di Desa Tupabiring, Maros. Kemudian bencana serupa juga terjadi di Dusun Ampekale, Desa Mangara Bombang yang mengakibatkan satu rumah rusak berat.
Camat Bontoa Andi Tawakal Aminullah mengatakan sudah mendata rumah yang rusak akibat puting beliung.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maros, Andi Sri Alam, mengatakan, sebagai langkah awal BPBD Maros telah menyerahkan langsung bantuan logistik dan makanan cepat saji kepada korban angin puting beliung. Bantuan yang baru diserahkan diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik baiknya.
"Kita baru bisa memberikan bantuan berupa makanan cepat saji. Serta kebutuhan perlengkapan masak," ujarnya. Untuk korban yang rumahnya hancur dan porak-poranda, akan diberikan bantuan tenda dan alat tidur sementara. Ia menambahkan, bantuan ini baru datang dari Dinas Sosial dan BPBD.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang