2011, Antusiasme Pelaku Ekonomi Tetap Tinggi

Kompas.com - 02/01/2012, 11:56 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Agus Martowardojo menyampaikan, antusiasme pelaku ekonomi di Tanah Air tetap tinggi untuk memanfaatkan pasar modal sebagai sumber pembiayaan untuk ekspansi bisnis mereka sepanjang tahun 2011. Antusiasme itu terasa di tengah dampak krisis keuangan di Amerika Serikat dan kawasan Eropa terhadap pertumbuhan indeks saham secara global, termasuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

"Dibandingkan tahun sebelumnya jumlah perusahaan yang melakukan penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering di tahun 2011 mengalami peningkatan dari 23 perusahaan di tahun 2010 menjadi 25 perusahaan di tahun 2011 yang lalu," ujar Agus di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (2/1/2012).

Ia menuturkan, total dana yang dihimpun oleh korporasi Indonesia dari kegiatan emisi di pasar modal tercatat sebesar Rp 107,5 triliun pada 2011. Angka ini sedikit menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp 118 ,7 triliun.

Namun, terang dia, jika digabungkan antara emisi korporasi dengan emisi surat berharga negara di pasar domestik maka terdapat total dana sebanyak Rp 270 ,6 triliun. Ini melampaui total nilai emisi tahun 2010 sebesar Rp 222,3 triliun.

"Hal ini menunjukkan bahwa pasar modal Indonesia tetap solid dan semakin berperan dalam memberikan kontribusi bagi pertumbuhan perekonomian nasional," ucap Agus.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau