Transjakarta

Sopir Metromini Khawatirkan Koridor XI

Kompas.com - 02/01/2012, 20:26 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Pengoperasian bus transjakarta Koridor XI jurusan Kampung Melayu-Pulogebang membuat sopir metromini khawatir. Para sopir mengaku, beroperasinya transjakarta dengan trayek yang sama dengan rute mereka dapat mengurangi pendapatan.

Hal tersebut seperti diungkapkan Apri (40), sopir metromini T 506 jurusan Kampung Melayu-Pondok Kopi, misalnya. Apri mengaku resah.

"Kami akan tersaingi. Sebelum ada busway saja penumpang sudah sepi. Pasti penumpang akan beralih ke busway. Sewa kami semakin jarang," ujarnya saat ditemui di Terminal Kampung Melayu, Senin (2/1/2012).

Kekhawatiran senada juga diungkapkan Slamet (45), yang juga sopir metromini T 506. Ia mengatakan, pemerintah juga harus memperhatikan nasib para sopir metromini yang trayeknya sama dengan transjakarta Koridor XI.

"Saya sangat berharap pemerintah memikirkan nasib kami, syukur-syukur saya ditarik menjadi sopir busway," ujar bapak beranak tiga tersebut.

Bahkan, lanjut Slamet, meski biaya setoran telah diturunkan dari Rp 400.000 menjadi Rp 200.000, ia kerap kekurangan membayar setoran sehari-harinya.

"Sehari-hari saya rata-rata dapat Rp 230.000. Jadi, sehari itu paling banyak saya cuma mengantongi Rp 30.000," lanjutnya.

Ia juga mengatakan, teman-temannya sesama sopir T 506 banyak yang telah "pensiun dini" menjadi sopir lantaran sulit membayar setoran. Ia sendiri mengaku telah memberitahukan kepada pemilik metromini tersebut jika masih kesulitan membayar setoran, akan minta berhenti dan pindah ke trayek lain.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau