Reli dakar

Etape II Milik Coma dan Al-Attiyah

Kompas.com - 04/01/2012, 03:23 WIB

San Rafael, Argentina - Juara bertahan Reli Dakar kategori sepeda motor, Marc Coma, terus mempertahankan keunggulannya. Special stage sejauh 295 kilometer di etape kedua Reli Dakar, dari Santa Rosa de la Pampa ke San Rafael, Senin (2/1), dituntaskan Coma dalam waktu tiga jam, tujuh menit, dan 21 detik.

Pebalap asal Spanyol itu sekaligus memastikan keunggulannya atas rekan satu tim KTM yang juga lawan terberatnya, Cyril Despres. Di special stage (SS) kedua itu Despres finis di posisi kedua, terpaut satu menit dan 18 detik lebih lambat dari Coma.

Despres sungguh senang dengan pencapaian itu karena di SS pertama, Minggu (1/1), ia finis di urutan ke-13. Sementara juara SS pertama, Fransisco Lopez, finis di urutan keempat, terpaut dua menit dan 44 detik di belakang Coma.

Coma mengatakan bahwa dirinya sungguh senang dengan pencapaiannya.

”Saya dan Lopez sama-sama membalap dalam kecepatan tinggi. Perlu anda tahu, Aprilia (sepeda motor Lopez) amat cepat. Namun, di bagian kedua yang berupa trek pasir dan berbukit pasir menuntut keahlian teknis dan navigasi yang baik. Di situ saya memimpin dan terus membalap dengan tempo yang bagus. Saya gembira karena saya tidak tersesat. Ini sungguh hari yang bagus buat saya,” ujar Coma, pebalap berusia 35 tahun itu.

Untuk kategori mobil, juara bertahan asal Qatar, Nasser al-Attiyah, berhasil menguasai SS kedua. Pebalap berusia 31 tahun itu sempat mengalami masalah mesin pada Hummer yang ia tunggangi di etape pembuka, Minggu.

Di etape kedua yang melombakan rute sejauh 290 kilometer, ia mengalahkan Stephane Peterhansel, yang mengendarai Mini, dengan waktu dua jam, 47 menit, dan 18 detik. Peterhansel finis kedua, terpaut 54 detik dari Al-Attiyah.

Meski demikan, Peterhansel— pebalap Perancis yang tiga kali memenangi kategori mobil dan enam kali kategori sepeda motor dalam Reli Dakar—menguasai klasemen umum sementara.

Ia mengisi pemuncak klasemen dengan waktu tiga jam, 20 menit, dan 33 detik. Posisi runner-up sementara dihuni pebalap asal Amerika Serikat, Robby Gordon, terpaut dua menit dan 28 detik dari Peterhansel. Adapun Al-Attiyah ada di posisi keenam, terpaut delapan menit dan 47 detik dari Peterhansel.

Perhelatan Reli Dakar 2012 ini dinilai sebagai olahraga otomotif yang berbahaya. Pebalap Argentina, Jorge Martinez Boero, tewas dalam kecelakaan di etape pertama, Minggu kemarin.

(AFP/HLN)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau