JAKARTA, KOMPAS.com - Rapat pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta yang dijadwalkan berlangsung hari ini untuk menerima surat revisi dari Wakil Gubernur DKI, Prijanto, dibatalkan. Hal ini karena yang bersangkutan sedang sakit sehingga tidak dapat hadir.
"Pak Prijanto menyampaikan surat dokter bahwa hari ini berhalangan hadir. Di surat tersebut, Pak Pri beristirahat sampai tanggal 6 Januari," kata Ketua DPRD DKI, Ferrial Sofyan, di kantor DPRD DKI, Jakarta, Rabu (4/1/2012).
Menurut jadwal yang semestinya, hari ini Prijanto semestinya menyampaikan alasannya di hadapan pimpinan dewan. Kemudian siang akan dilanjutkan dengan penjelasan dari Gubernur DKI, Fauzi Bowo, terkait mundurnya wakil gubernur.
"Gubernur juga harus menjelaskan kenapa wakilnya bisa memilih mundur seperti ini," ujar Ferrial.
Setelah rangkaian proses awal selesai semua, maka akan dilanjutkan dengan Rapat Paripurna yang sudah dijadwalkan pada tanggal 6 Januari mendatang. Namun, karena Prijanto tidak hadir, maka seluruh runtutan jadwal yang sudah disusun terpaksa berubah juga.
"Jadwal perubahannya, tergantung situasi lah nanti," kata Ferrial.
Dihubungi terpisah, Wakil Gubernur DKI Prijanto, membenarkan bahwa dirinya sedang sakit. Dia juga bercerita bahwa pada Selasa (3/1/2012) kemarin menurut dokter THT di Rumah Sakit Premier, kesehatan tenggorokannya terganggu.
"Suara terganggu. Memang di rumah, keluarga saya dari istri dan dua cucu saya juga sedang flu," ujarnya. Kendati demikian, dia mengungkapkan bahwa saat ini kondisi kesehatannya berangsur membaik. "Alhamdulillah, sekarang berangsur-angsur membaik. Terima kasih atas doanya," ungkapnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang