Prijanto Sakit, Rapat Pimpinan Batal

Kompas.com - 04/01/2012, 13:26 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Rapat pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta yang dijadwalkan berlangsung hari ini untuk menerima surat revisi dari Wakil Gubernur DKI, Prijanto, dibatalkan. Hal ini karena yang bersangkutan sedang sakit sehingga tidak dapat hadir.

"Pak Prijanto menyampaikan surat dokter bahwa hari ini berhalangan hadir. Di surat tersebut, Pak Pri beristirahat sampai tanggal 6 Januari," kata Ketua DPRD DKI, Ferrial Sofyan, di kantor DPRD DKI, Jakarta, Rabu (4/1/2012).

Menurut jadwal yang semestinya, hari ini Prijanto semestinya menyampaikan alasannya di hadapan pimpinan dewan. Kemudian siang akan dilanjutkan dengan penjelasan dari Gubernur DKI, Fauzi Bowo, terkait mundurnya wakil gubernur.

"Gubernur juga harus menjelaskan kenapa wakilnya bisa memilih mundur seperti ini," ujar Ferrial.

Setelah rangkaian proses awal selesai semua, maka akan dilanjutkan dengan Rapat Paripurna yang sudah dijadwalkan pada tanggal 6 Januari mendatang. Namun, karena Prijanto tidak hadir, maka seluruh runtutan jadwal yang sudah disusun terpaksa berubah juga.

"Jadwal perubahannya, tergantung situasi lah nanti," kata Ferrial.

Dihubungi terpisah, Wakil Gubernur DKI Prijanto, membenarkan bahwa dirinya sedang sakit. Dia juga bercerita bahwa pada Selasa (3/1/2012) kemarin menurut dokter THT di Rumah Sakit Premier, kesehatan tenggorokannya terganggu.

"Suara terganggu. Memang di rumah, keluarga saya dari istri dan dua cucu saya juga sedang flu," ujarnya. Kendati demikian, dia mengungkapkan bahwa saat ini kondisi kesehatannya berangsur membaik. "Alhamdulillah, sekarang berangsur-angsur membaik. Terima kasih atas doanya," ungkapnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau