Sedianya Mindo Rosalina akan mengungkap siapa sosok ”ketua besar” itu dalam persidangan kasus dugaan suap wisma atlet dengan terdakwa mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (4/1). Namun, majelis hakim menunda sidang karena Nazaruddin tiba-tiba mengeluh sakit sesaat setelah sidang dibuka.
Di awal persidangan, Mindo Rosalina yang dijadwalkan menjadi saksi juga sempat menangis. Ketua Majelis Hakim Dharwati Ningsih lalu menanyakan kesiapan Mindo Rosalina melanjutkan sidang dan dijawab masih butuh waktu sebentar.
Setelah sidang akhirnya ditutup, Mindo Rosalina mengungkapkan tangisannya karena dia sedih baru melihat lagi Nazaruddin setelah hampir sembilan bulan tak bertemu. ”Dia sangat kurus. Jadi agak sedih,” katanya.
Tangisan Mindo Rosalina dan pernyataan pengacara Nazaruddin bahwa kliennya mengeluh sakit membuat majelis hakim menskors sidang selama sekitar 30 menit. Dokter Komisi Pemberantasan Korupsi, dr Johanes Hutabarat, kemudian memeriksa kondisi Nazaruddin. Dalam keterangannya di depan hakim setelah sidang dibuka lagi, Johanes mengatakan, Nazaruddin memang sakit dan jika sidang dilanjutkan dikhawatirkan kondisi kesehatannya memburuk.
”Saran saya, pasien harus istirahat dengan rawat jalan dan diterapi oleh dokternya. Mungkin istirahat 2-3 hari cukup, tergantung perawatan yang dilakukan dokternya,” kata Johanes. Majelis hakim pun memutuskan sidang dilanjutkan Rabu pekan depan.
Sepanjang sidang hingga kembali dibawa petugas KPK ke LP Cipinang, Nazaruddin terlihat lesu. Dia tak meladeni satu pun pertanyaan wartawan.
Seusai sidang, Mindo Rosalina mengatakan, akan mengungkap siapa sosok ”ketua besar” yang dimaksud dalam percakapannya dengan Angelina pada sidang selanjutnya. Mindo Rosalina mengakui, dia mengetahui siapa sosok ketua besar tersebut. ”Iya, nanti, yah, hari Rabu saya, kan, akan bersidang lagi,” katanya.
Perihal sosok ketua besar ini terungkap dalam rekaman pembicaraan BBM antara Mindo dan Angelina. Dalam BBM itu, Angelina mengatakan, ada ketua besar yang ingin menikmati apel malang. Apel malang adalah kode untuk uang rupiah. Dalam pembicaraan lainnya, ada juga istilah ”apel washington” untuk kode uang dalam bentuk dollar AS. Dalam percakapan itu, Angelina menyatakan diminta ketua besar menyediakan apel malang.
Salah satu penasihat hukum Nazaruddin, Elza Syarief, mengaku, tim penasihat hukum tahu siapa sosok ketua besar yang dimaksud dalam pembicaraan BBM tersebut. Menurut Elza, pihak Nazaruddin tak mau mengungkap identitas ketua besar di media sebelum menjadi fakta di persidangan.