LeBron Berjuang Keras

Kompas.com - 06/01/2012, 02:54 WIB

Miami, Rabu - Cedera yang dialami sejumlah pemain kunci membuat beberapa tim unggulan NBA harus berjuang ekstra keras untuk tetap bisa meraih kemenangan. Miami Heat yang kehilangan Dwayne Wade, Rabu (4/1), mengandalkan LeBron James untuk mengalahkan Indiana Pacers.

Pada pertandingan di kandang Heat, LeBron benar-benar harus bekerja keras tanpa pasangan kuncinya itu. Namun, ia tetap mampu membawa Heat unggul 118-83 atas Pacers.

Meski demikian, kondisi ini cukup rawan karena Heat hanya bisa berharap agar LeBron tetap fit untuk tampil pada pertandingan Kamis (5/1) malam waktu Atlanta atau Jumat pagi WIB. Sementara pada pertandingan melawan Pacers, LeBron sempat mengerang kesakitan pada kuarter ketiga karena cedera di pergelangan kaki kirinya.

”Ini semakin membaik, tetapi saya merasa secara umum baik-baik saja saat ini. Kita lihat apa yang saya rasakan pada besok pagi (Kamis malam WIB),” ungkap LeBron. Ia mencetak 33 angka dan 13 asis, dibantu Chris Bosh dengan 22 angka.

Wade, yang enam kali terpilih sebagai pemain All-Star, mengalami cedera kaki pada kuarter kedua saat pertandingan melawan Charlotte Bobcats, 28 Desember lalu. Dia juga tidak terlihat melakukan pemanasan pada Rabu lalu.

”Kami masih akan melihat. Dia telah mengalami cedera pergelangan kaki yang sama setiap tahunnya, dia mengatakan setidaknya sekali dalam setahun,” kata Pelatih Heat Erik Spoelstra mengenai kemungkinan LeBron bermain pada Kamis malam waktu AS.

Pada partai lainnya, San Antonio Spurs yang kehilangan pendulang angka terbaiknya, Manu Ginobili, mengandalkan permainan sepenuhnya pada dua pemain kunci lainnya, Tony Parker dan Tim Duncan. Namun, dengan dukungan dua pemain cadangannya, TJ Ford dan Danny Green, Spurs mampu mengatasi Golden State Warriors, 101-95.

Parker mencetak 21 angka, sedangkan Duncan menyumbang 15 angka. Richard Jefferson menambah 17 angka, dengan sebagian besar dari tembakan tiga angka, dan DeJuan Blair menyumbang 12 angka plus 9 rebound.

”TJ dan Danny Green fantastik. Keduanya memberi kami energi untuk memenangi pertandingan. Mereka memainkan bola basket yang luar biasa,” puji Pelatih Spurs Gregg Popovich.

Hamilton angkat Bulls

Di Michigan, Rabu, Richard Hamilton yang baru ditarik bergabung ke Chicago Bulls mampu melewati ujian pertamanya saat harus bertarung melawan bekas timnya, Detroit Pistons.

Bermain di kandang Pistons, Hamilton mampu mengontrol emosinya dan menyumbangkan 14 angka untuk kemenangan Bulls atas Pistons, 99-83.

”Sungguh menyenangkan. Para penggemar menghargai apa yang saya lakukan di sini dan mereka selalu mendukung saya. Bahkan ketika beberapa hal tidak berjalan bagus, mereka selalu meneriakkan nama saya,” ungkap Hamilton penuh syukur.

Derrick Rose mencetak 17 angka dan 10 asis untuk Bulls, tetapi dia harus membayar mahal dengan diperban bahunya setelah pertandingan usai, akibat terjatuh keras seusai melompat memasukkan bola ke keranjang.

”Sama seperti ketika Anda terjatuh di saat lainnya, Anda tentu akan merasakan sakit. Untunglah kami tidak bermain besok dan saya bisa beristirahat,” ujar Rose yang merupakan pemain terbaik NBA musim tahun lalu.

Di Orlando, tuan rumah Orlando Magic bisa bangkit kembali dari kekalahan saat melawan Pistons dengan mengempaskan Washington Wizards, 103-85.

Kemenangan itu adalah kemenangan kelima Magic dari enam partai yang telah dijalani. Dwight Howard mencetak 28 angka dan 20 rebound, sementara Ryan Anderson menambah 23 angka dan 15 rebound. Bagi Wizards, kekalahan itu menambah daftar catatan musim ini, yang belum pernah menang. (AP/OKI)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau