Ambil Bunga, Siswa SMK Terancam Bui 2,5 Tahun

Kompas.com - 06/01/2012, 12:21 WIB

SOE, KOMPAS.com — Voni Nubatonis (16), seorang pelajar kelas II SMK Kristen SoE, NTT, kini harus duduk di kursi pesakitan, gara-gara mengambil bunga kamboja milik orangtua angkatnya, 18 November 2011 lalu. Bunga kamboja tersebut sempat dijualnya kepada Belandina Selan (65) dan Halena Mauselan. Ia melakukan itu demi untuk membayar ongkos bemo menuju sekolah.

Informasi yang dikumpulkan menyebutkan, Voni mengambil bunga kamboja kepunyaan orangtua angkatnya sendiri, Sonya Ully, di Desa Oekamusa, Kecamatan Kota SoE, NTT. Menyikapi kasus itu, keluarga Belandina Selan yang merasa peduli, sudah berupaya mendekati korban untuk menyelesaikan secara kekeluargaan, tetapi dítolak Ully.

"Kami dari pihak keluarga Selan yang dituding sebagai penadah sudah mendatangi rumah korban, tetapi ditolak dan mereka menempuh jalur hukum hingga menyeret pelaku dalam penjara dan kedua penadah sebagai saksi. Kami menunggu perkembangan putusan hakim, jika kedua penadah juga sebagai tersangka, kami akan membuat aksi solidaritas dengan mengumpulkan bunga sebanyak mungkin dan memberikan kepada korban," kata Ýafet Selan dan Frans Babis saat menghadiri sidang pembacaan dakwaan di PN SoE, Kamis (5/1/2012) kemarin.

Sidang kasus itu berlangsung secara tertutup, dipimpin oleh Hakim Ketua Iros Beru bersama Jonichol Ricard Sine dan Linda Taopan dengan Jaksa Penuntut Umum (JPÙ) Ahmad Bayadi. JPU Bayadi menjerat terdakwa dengan Pasal 362 tentang pencurian dengan ancaman penjara 2,5 tahun.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau