Diet Tepat Sesuai Bentuk Tubuh

Kompas.com - 06/01/2012, 13:09 WIB

KOMPAS.com — Sebelum memutuskan untuk menjalankan diet dan membentuk tubuh jadi lebih indah, sebaiknya kenali bentuk tubuh Anda terlebih dulu. Sebab, sebenarnya program diet bagi setiap orang berbeda-beda jenis dan manfaatnya.

APEL. Orang yang memiliki bentuk tubuh ini memiliki bagian atas tubuh yang lebih lebar dibandingkan dengan tubuh bagian bawahnya. Biasanya mulai dari dada hingga perut terlihat lebih besar dibanding bagian pinggul. Tak heran ketika bobot tubuh bertambah yang paling terlihat membesar adalah bagian atas tubuh. Selain itu, masalah yang sering dihadapi oleh pemilik tubuh apel adalah perut yang membuncit. Pemilik bentuk tubuh ini sebaiknya berdiet dengan memperhatikan beberapa hal berikut:

1. Hindari konsumsi alkohol. Jika Anda memiliki usus yang sensitif, alkohol dapat mengiritasi dan menyebabkan perut menjadi kembung dan tak nyaman. Terlalu banyak alkohol juga akan berdampak negatif pada pola tidur Anda.

2. Konsumsi probiotik. Mengonsumsi probiotik dan susu rendah lemak bisa menjadi cara yang tepat untuk mengisi perut dengan protein sehat. Protein ini akan membantu kelancaran proses pencernaan sehingga Anda menjadi lebih sehat sekaligus mendapatkan tubuh yang langsing.

3. Minum air putih. Konsumsi air putih dalam jumlah yang cukup bisa membantu melancarkan fungsi saluran pencernaan. Selain itu, mengonsumsi banyak air putih juga membantu peremajaan kulit dan menghindari dehidrasi tubuh. Hindari soda diet dan minuman berkarbonasi lain karena bisa menyebabkan perut kembung.

PIR. Orang yang memiliki bentuk tubuh ini memiliki ukuran bawah tubuh yang lebih besar dibanding bagian atasnya. Bagian pinggul juga terlihat lebih lebar dibanding pundak karena distribusi lemak sebagian besar berada di wilayah panggul.

1. Hindari es krim. Daripada mengonsumsi es krim, lebih baik buat yogurt beku sendiri yang lebih sehat. Jika Anda membelinya di toko kemungkinan besar sudah ditambahkan dengan bahan pengawet dan kandungan gula yang lebih tinggi dibanding es krim yang penuh lemak.

2. Hitung kalori makanan. Untuk menjaga tubuh tetap sehat dan langsing, salah satu hal yang dibutuhkan dalam tubuh adalah adanya asupan protein yang cukup. Salah satu sumber protein yang baik adalah susu. Namun, berhati-hatilah jika Anda mengonsumsi berbagai produk olahan susu seperti keju karena, meski terbuat dari susu, kandungan lemak keju ternyata lebih banyak. Berhati-hatilah ketika mengonsumsi makanan karena kandungan kalori dan lemaknya yang berbeda-beda. Dalam 1 ons keju terdapat sekitar 100 kalori dan 8 gram lemak. Dengan mengetahui kandungan kalori dan lemak dalam makanan, Anda bisa lebih berhati-hati dalam memilih paduan makanan dalam satu porsinya.

3. Rencanakan diet Anda. Sangat sulit memang untuk mengontrol nafsu makan Anda, dan beberapa kali diet Anda pasti gagal total karena sulit mengerem nafsu makan. Sebaiknya rencanakan lebih matang program diet Anda, dan cobalah untuk membiasakan diri mengonsumsi makanan sehat. Dengan membiasakan makan makanan sehat, sekalipun Anda "menyelinap" makan di tengah malam, yang Anda santap tetaplah makanan yang sehat.

PISANG. Sebagian besar dari Anda biasanya lebih sering mendengar bentuk tubuh dibagi menjadi dua macam, yaitu apel dan pir. Namun, ternyata ada juga perempuan yang digolongkan dalam bentuk tubuh seperti pisang. Bentuk tubuh pisang ini kurus dan rata dari tubuh atas sampai tubuh bawah. Biasanya orang dengan bentuk tubuh ini bobot badannya tidak akan berpengaruh meskipun menyantap banyak makanan. Namun, orang yang memiliki bentuk tubuh ini biasanya memiliki masalah untuk membentuk otot tubuh, dan sering mudah lelah jika tidak menjaga pola makan yang teratur.

1. Perbanyak protein. Perbanyaklah asupan protein tanpa lemak. Tanpa protein yang cukup, otot tubuh tidak akan terbentuk sehingga tubuh akan terlihat sangat kurus. Cobalah untuk mengonsumsi dada ayam panggang, telur rebus, dan secangkir kacang setiap hari agar tubuh memiliki massa otot yang sehat dan kuat.

2. Makan teratur. Pemilik tubuh dengan bentuk pisang tidak mengalami masalah dengan berat badan sehingga tak ada masalah dengan asupan makanan yang dimakannya. Makanlah secara teratur dengan makanan sehat agar gula darah tetap stabil dan lebih bertenaga sepanjang hari.

3. Ganti camilan Anda dengan makanan dengan protein dan lemak baik. Jika biasanya Anda menyukai berbagai camilan yang tidak sehat, cobalah untuk menggantinya dengan camilan yang mengandung lemak baik serta protein yang tinggi, contohnya kacang-kacangan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau